IJN - Nagan Raya | Salah seorang bocah korban hanyut di Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Nagan, Muhammad Nazir (12) warga Desa Lhok Mesjid, sampai saat ini di hari kedua belum ditemukan.
Amatan INDOJAYANEWS.COM, Jum'at 21 Mei 2021 di lokasi, berbagai upaya terus dilakukan dengan menyisir daerah aliran sungai Krueng Nagan. Penyisiran itu turut dibantu tim gabungan dari personil TNI-Polri, BPBD, tim Basarnas, Tagana, PMI, Public Safety Center (PSC) 119 Nagan Raya dan masyarakat setempat.
Pantauan media dilokasi, tim dari Tagana Nagan Raya juga telah membuka tenda untuk dapur umum.
Diberitakan sebelumnya, seorang bocah Muhammad Nazir berusia (12) tahun warga Desa Lhok Mesjid dikabarkan hayut terbawa arus sungai Krueng Nagan, pada Kamis (20/5) kemarin, tepatnya Krueng Nagan, Desa Meunasah Pante, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.
Baca Juga: Breaking News: Bocah Lhok Mesjid Hanyut Terbawa Arus Sungai Krueng Nagan
Korban M Nazir hanyut bersama dua orang rekannya Dian dan Muhammad Fadil saat mandi sungai di Desa setempat. Dari kejadian itu, dua rekan korban Dian dan Muhammad Fadil berhasil selamat.
Informasi di himpun, Keuchik Desa Lhok Mesjid, Supriman menyebut kejadian itu terjadi sekitar Pukul 12.00 WIB.
Dikonfirmasi INDOJAYANEWS.COM, pada Jum'at (21/5), Kepala Dinas BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi menyebut pencarian akan dilanjutkan kembali besok pagi.
"Personil dari TNI- Polri, Basarnas, BPBD, dan dibantu warga setempat telah melakukan penyisiran dengan spead Boat, namun hingga saat ini korban belum ditemukan. Penyisiran akan dilanjutkan lagi kembali besok pagi,"kata Kadis BPBD Nagan Raya.
Baca juga: Hingga Malam Ini, Pencarian Korban Hanyut di Krueng Nagan Terus Dilakukan
Kadis BPBD mengaku, saat proses pencarian tidak ada kendala, namun pencarian terus dilakukan besok pagi, sampai menemukan titik terang dan korban ditemukan.
"Penyisiran terus dilakukan sampai hari ke lima, jika korban tidak ditemukan akan dilakukan rapat evaluasi kembali, apakah akan dilanjutkan, dan berharap korban segera ditemukan," demikian tutupnya
Penulis: Hendria Irawan