IJN - Aceh Singkil | Pimpinan DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) Kabupaten Aceh Singkil, Hendri Syahputra menilai Pemkab setempat lambat dan lalai dalam penanganan pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19.
"Harusnya Pemerintah setempat tidak lalai melakukan pencegahan virus yang sudah membooming didunia itu," ucap Sekretaris DPC Gerindra Aceh Singkil, Hendri Syahputra, kepada IJN melalui jaringan WhatsApp Nya, Jumat malam, 03 Maret 2020.
Bayangkan saja sudah masuk minggu ke tiga pasca ditetapkannya status siaga bencara corona, namun terlihat seperti tidak ada keseriusan dan tindakan nyata yang dilakukan oleh Pemda Aceh Singkil.
"Pasalnya, jangankan Alat Pelindung Diri (APD) untuk puskesmas-puskesmas di kecamatan dan Posko yang belum ada, serta bantuan sembako kepada masyarakat, untuk cuci tangan di depan Kantor Bupati setempat saja pun tidak ada. "Seakan Kantor Pusat Pemerintah Aceh Singkil tidak sanggup membuatnya," ungkap Hendri.
Seharusnya, kata Hendri, dengan kondisi itu, Pemkab Aceh Singkil malu dengan kabupaten/kota di Aceh lainnya. Sebagai perbandingan dengan Pemko Subulussalam bagaimana mereka melakukan pencegahan.
Di daerah tingkat II yang lahir dari pecahan Kabupaten Aceh Singkil, terlihat benar- banar serius melihat apa yang terjadi saat ini merupakan bencana yang berdampak luas terhadap perekonomian dan sosial masyarakat.
Dengan masyarakat saat ini dihimbau tetap dirumah sehingga mereka tidak bisa melakukan aktifitas mencari nafkah ditambah dengan himpitan ekonomi yang sulit saat sekarang ini, Pemkab Aceh Singkil seharusnya dapat terketuk hatinya melihat kondisi rakyatnya.
Ironisnya lagi, saat mereka memaksa melakukan aktifitas mencari nafkah seperti nelayan tetapi hasil tangkapannya tidak bernilai jual lagi.
Dengan begitu, diharapkan Pemkab Aceh Singkil dapat melihat dan lebih mengerti dengan penderitaan rakyat saat ini. Bukan malah sibuk rapat tetapi tidak memberi solusi untuk meringankan penderitaan masyarakat.
Begitu juga Pemkab Aceh Singkil, yang saat ini dinakhodai Bupati/Wakil Bupati Dulmusrid-Sazali dapat peka dengan surat Gubernur Aceh tentang mengaktifkan posko dan kegiatan pencegahan Covid-19, terutama di points 14.
"Diantara bunyi Point 14 Surat Gubernur, dalam melakukan kegiatan yang berhasil guna pencegahan virus covid-19, kebutuhan APD, masker dan Alkohol, serta penyediaan sembako bagi mereka yang terkena dampak ekonomi sosial," ungkapnya.
Sebelumnya, juru bicara Tim Gugus tugas penanganan pencegahan virus covid-19 Aceh Singkil, Mohd Ichsan mengatakan, untuk APD setempat sudah dipesan. Namun, APD tersebut belum sampai masih dalam proses lagi dijalan.
Penulis : Erwan