02 Juni 2020 | Dilihat: 131 Kali
Jembatan Penghubung Aceh Timur dan Gayo Lues Ambruk Akibat Diterjang Hujan
noeh21
Jembatan penghubung dua Kabupaten ambruk.
 

IJN - Aceh Timur | Jalan lintas Lokop kabupaten Aceh Timur dengan Kabupaten Gayo Lues terputus akibat amblasnya jembatan di Desa Tualang Selasa, 2 Juni 2020. Putusnya jalan lintas provinsi itu diakibatkan faktor hujan lebat yang menguyur pedalaman Aceh Timur belakangan ini.
 
Kepala Desa (Keuchik red-) Lokop, Zainuddin kepada Indojayanews.com mengatakan, terputusnya jalur laju lintas tersebut diakibatkan hujan deras beberapa pekan terakhir ini.
 
"Akibatnya menimbulkan dampak erosi di tebing palka penahan jembatan tersebut ambruk dan rusak berat," terangnya.
 
Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Lokop, Syarif Kasim mengatakan, ia berharap dengan secepat mungkin Dinas Instansi terkait dapat segera mungkin melakukan perbaikan jalan tersebut.
 
"Mengingat akan pentingnya jalur laju serta lalu lintas yang kondusif sering dilewati dan menghubungkan dua Kabupaten tersebut," harap Syarif.
 
Kasim mengaku kondisi beberapa ruas jalan yang menghubungkan jalan di pedalaman Aceh timur dengan Blangkejeren sangat memprihatinkan, pengerjaan proyek jalan dalam pembangunan.
 
"Pemerintah harus benar-benar melihat kondisi jalan Lokop. Lakukan perawatan yang maksimal jika ada titik yang sudah rusak. Jangan biarkan para rekanan bekerja asal jadi,” kata Syarif seraya berharap warga agar berhati-hati saat ingin melintas di sana.
 
Informasi yang dihimpun Indojayanews.com, akibat jembatan dan jalan amblas diterjang luapan sungai Lokop mengakibatkan warga di sejumlah desa terkendala menuju Lokop, Ibukota Kecamatan Serbajadi, seperti masyarakat di Desa Tualang, Ujung Karang, Lelis dan Terujak.
 
Hingga berita ini ditayang, belum ada upaya dari dinas terkait untuk memperbaiki jembatan.
 
Penulis : Mhd Fahmi
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com