12 Februari 2020 | Dilihat: 1061 Kali
Tanggapan Kadis PUPR Aceh Terkait Pengerjaan Jalan Diduga Asal Jadi
noeh21
Jalan Meulaboh-Tutut rusak/IJN
 

IJN - Banda Aceh | Kepala Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Ir. Fajri, MT menanggapi terkait berita pengerjaan jalan lintas Meulaboh-Tutut, yang diprotes oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh dari Partai Aceh, Tarmizi, SP, karena diduga dikerjakan asal-asalan.

Melalui sambungan seluler, Kadis PUPR Ir. Fajri, MT mengungkapkan, bahwa jalan tersebut dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun 2019, yang kini mulai mengalami kerusakan.

"Jalan tersebut dibangun dengan APBA 2019, dan ternyata setelah selesai ada kerusakan dibeberapa tempat," katanya saat dimintai penjelasan oleh Media INDOJAYA, Rabu 12 Februari 2020.

Baca: Jalan Provinsi Lintas Meulaboh-Tutut Dikerjakan Asal Jadi

Meskipun tak membantah dan mengaku memang terjadi kerusakan di beberapa titik, namun, Fajri juga mengaku telah memerintahkan pihak rekanan untuk memperbaiki titik yang mengalami kerusakan. 

"Pada prinsipnya, yang rusak itu tetap tanggung jawab dari pihak rekanan, dan badan jalan yang rusak di lintas Meulaboh-Tutut itu sedang dalam tahap perbaikan," ungkapnya.

Sementara, saat ditanyakan lebih lanjut kapan pengerjaan perbaikan jalan tersebut bakal selesai, Kadis PUPR Aceh ini mengatakan bahwa akan diselesaikan dalam waktu dua pekan.

"Karena faktor cuaca, namun kita lihat dulu perbaikannya dari pihak rekanan, minimal 2 minggu siap pengerjaan," demikian kata Fajri.

Sebelumnya, Anggota DPR Aceh dari Partai Aceh, Tarmizi, SP, mengaku kesal dan protes karena jalan yang dibangun menggunakan uang rakyat itu diduga dikerjakan asal-asalan.

"Belum sampai satu bulan, badan jalan sudah rusak dan berlubang, ini jelas kualitasnya tidak sesuai dengan spek," kata Tarmizi.

Politisi Partai Aceh itu juga meminta rekanan segera memperbaiki jalan yang rusak, dan tidak hanya mencari untung saja. "Tujuannya cari banyak untung, tapi malah rugi, seharusnya dikerjakan saja sesuai dengan kontrak kerja," katanya.

Penulis    : Hendri
Editor      : Hidayat. S
Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com