26 Ags 2026 | Dilihat: 19 Kali

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

noeh21
Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., bersama pengurus yayasan dan dosen UMuslim Peusangan. Foto: Humas Polres Bireuen.
      
IJN - Bireuen | Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., mengajak mahasiswa Universitas Almuslim menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Bireuen.
 
Ajakan tersebut disampaikan Kapolres saat menjadi narasumber pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Almuslim Tahun 2026, yang berlangsung di Kampus Timur Universitas Almuslim, Peusangan, Bireuen, Rabu, 26 Agustus 2026. 
 
Di hadapan 1.280 mahasiswa baru, Kapolres menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai bagian dari masyarakat sekaligus generasi penerus bangsa. Mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
 
“Mahasiswa adalah bagian dari masyarakat dan memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi mitra Polri dalam menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif,” ucap Yulhendri.
 
Kapolres juga mengingatkan mahasiswa agar menjauhi penyalahgunaan narkotika, termasuk sabu, ganja, obat-obatan terlarang serta berbagai produk yang diduga mengandung zat narkotika.
 
Menurutnya, mahasiswa harus memiliki keteguhan sikap untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba karena dapat merusak masa depan generasi muda sekaligus berdampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
 
Selain narkoba, Yulhendri mengingatkan mahasiswa agar bijak menggunakan teknologi dan media sosial. Mahasiswa diminta tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
 
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi atau isu yang dapat memecah persatuan dan mengganggu stabilitas keamanan di tengah masyarakat,” pesannya.
 
Ia mengatakan, berbagai persoalan Kamtibmas tidak dapat ditangani oleh kepolisian sendiri. Dibutuhkan sinergi antara Polri, pemerintah, perguruan tinggi dan mahasiswa untuk membangun lingkungan yang aman serta kehidupan sosial yang harmonis.
 
“Kami terbuka terhadap kritik, saran dan aspirasi mahasiswa. Mari kita bangun komunikasi yang baik dan bersama-sama menjaga Kabupaten Bireuen agar tetap aman, nyaman dan kondusif,” katanya.
 
Kapolres berharap mahasiswa baru Universitas Almuslim dapat menjalani kehidupan akademik dengan semangat, menjunjung tinggi etika dan disiplin serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
 
Kegiatan PKKMB tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun kesadaran generasi muda mengenai pentingnya keamanan, ketertiban dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin