01 Sep 2026 | Dilihat: 47 Kali

Kapolsek Gandapura Ajak Pelajar Jadi Pelopor Cegah Judol, Narkoba dan Kenakalan Remaja

noeh21
Teks foto:  Kapolsek Gandapura, IPTU Jusman, S.Sos., saat menjadi Pembina Upacara di SMAN 1 Gandapura. Foto: IJN / Ist.
      
IJN - Bireuen | Ancaman judi online (judol), penyalahgunaan narkoba, balap liar hingga tawuran menjadi perhatian Polsek Gandapura. Untuk mencegah generasi muda terjerumus, pelajar SMAN 1 Gandapura diajak menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah dan pergaulan yang sehat.
 
Ajakan itu disampaikan Kapolsek Gandapura Polres Bireuen, IPTU Jusman, S.Sos., saat menjadi Pembina Upacara di SMAN 1 Gandapura, Senin, 31 Agustus 2026. 
 
Dalam amanatnya, IPTU Jusman mengingatkan para siswa agar tidak sekadar menjauhi berbagai perilaku yang bertentangan dengan hukum, tetapi juga berani mengingatkan teman dan ikut menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh negatif.
 
“Para siswa merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, mari bersama-sama menjadi pelopor dalam mencegah judi online, narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja. Gunakan waktu untuk kegiatan yang positif dan raih prestasi,” ujar IPTU Jusman.
 
Ia juga meminta pelajar lebih bijak menggunakan media sosial serta tidak mudah terpengaruh oleh konten, lingkungan maupun pergaulan yang dapat membawa mereka pada persoalan hukum.
 
Menurutnya, judi online, narkoba, balap liar, tawuran dan aktivitas negatif lainnya tidak hanya berpotensi mengganggu ketertiban masyarakat, tetapi juga dapat merusak masa depan pelajar.
 
Kapolsek mengajak siswa membangun budaya saling mengingatkan dan berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang berisiko merugikan diri sendiri maupun orang lain.
 
Selain itu, para pelajar diingatkan untuk meningkatkan kedisiplinan, menaati tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga pergaulan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
 
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Bireuen melalui Polsek Gandapura dalam memperkuat pendekatan preventif kepada kalangan pelajar. Edukasi dan pembinaan dinilai penting dilakukan sejak dini untuk mencegah munculnya berbagai persoalan kamtibmas yang melibatkan generasi muda.
 
“Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga berupaya melakukan pencegahan melalui edukasi dan pembinaan kepada generasi muda,” pungkas IPTU Jusman.
 
Upacara berlangsung tertib dan diikuti dewan guru serta seluruh siswa SMAN 1 Gandapura. 
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin