IJN - Sabang | Kunjungan wisatawan yang kian ramai berwisata ke Kota Sabang menjadi salahsatu bukti keberhasilan Reza Fahlevi memajukan wisata dan perekonomian masyarakat Kota Sabang. Menjabat sebagai orang nomor satu di Kota Sabang, Reza Fahlevi berhasil menghantarkan Pariwisata Kota Sabang menjadi semakin diminati para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Banyak hal yang sudah dibenahinya semasa menjabat sebagai Pj Wali Kota Sabang, mulai dari Pariwisata yang kian ramai, kembali dibukanya penerbangan, terselenggaranya event-event besar Pariwisata, dibukanya dua destinasi wisata baru dan juga banyaknya penghargaan yang diterima.
Desa Wisata iboih mendapat penghargaan ADWI tahun 2023, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI). | (Foto Dok Indojayanews)
Ini sederet penghargaan yang diterima Kota Sabang saat Reza Fahlevi menjabat sebagai Pj Wali Kota Sabang, diantaranya:
1. Gampong Iboih Juara 1 Kategori Kelembagaan dan CHSE pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023;
2. Gampong Aneuk Laot Juara Harapan 1 Kategori Suvenir pada ADWI 2023;
3. Air Terjun Pria Laot Juara 1 API Award 2023 kategori Surga Tersembunyi;
4. Gampong Iboih, memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai Desa Wisata dengan Populasi Lumba-Lumba Terbanyak
5. Penghargaan peningkatan MCP tahun 2022 dari KPK RI;
6. Penghargaan smart city diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika;
7. Penghargaan Special Mention-Komitmen Peningkatan Pelayanan Kepegawaian pada BKN Award 2023;
8. Penghargaan atas kontribusi dalam menyukseskan program JKN dengan penganggaran dan pembayaran iuran Jaminan Kesehatan (JKN) tepat waktu dan tepat jumlah (Kota Sabang telah menyelesaikan kewajiban tahun 2020-2022 sampai Juni 2023);
9. Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2023 yang diberikan langsung oleh Mendagri sebagai bentuk nyata Komitmen Pemda dalam mendorong Program JKN, dan Penghargaan Open Defecation Free (Bebas BABS) dari Pemerintah Aceh;
10. Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2023 Tingkat Pertama;
11. Penghargaan BKN Award 2023 kategori Penerapan Manajemen Kinerja Pemerintah Kota Tipe Kecil, dan penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) kualifikasi "menuju informatif" dalam penganugerahan KIP 2023 se-Aceh;
12. Kembali meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Pratama;
13. Reza Fahlevi selaku Penjabat Wali Kota Sabang menjadi satu-satunya kepala daerah di Provinsi Aceh, yang menerima piagam penghargaan Apresiasi Bela Negara (ABN) 2023, kategori Kepala Daerah Terbaik, Pemerintahan Tingkat Kota.
Salah satu prestasinya yang tak kalah gemilang yaitu dibukanya kembali jalur Penerbangan di Kota Sabang yang sudah sangat lama tidak beroperasi lagi. Sebagai kota wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan, Pemerintah Kota Sabang semasa pimpinan Reza Fahlevi terus berbenah untuk menyiapkan berbagai fasilitas yang dapat memanjakan wisatawan.
Para wisatawan semakin dipermudah dengan hadirnya Penerbangan yang melayani rute bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh menuju Bandara Maimun Saleh (MUS) Kota Sabang.
Rute penerbangan Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya yang dilayani maskapai Susi Air tersebut menjadi alternatif pilihan transportasi bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke Pulau Weh.
Rute penerbangan Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya yang dilayani maskapai Susi Air . | (Foto Dok Indojayanews)
"Alhamdulillah Susi Air sudah terbang ke Sabang, kita tahu ini menjadi salah satu solusi dan pilihan bagi wisatawan yang akan ke Sabang. Tidak hanya mengandalkan kapal laut, tapi sekarang sudah bisa juga dengan udara, jadi semakin banyak alternatif pilihan bagi wisatawan ke Sabang," ujar mantan Pj Wali Kota Sabang pada peresmian penerbangan perdana Susi Air pada April 2024 lalu.
Pada kesempatan itu, ia juga sangat berterimakasih kepada Kementerian Perhubungan yang telah menjadikan Sabang sebagai salah satu destinasi dari program penerbangan subsidi dari pemerintah ini.
"Ini adalah pembuka, jadi sangat besar kemungkinan penerbangan ini juga akan men-trigger penerbangan-penerbangan lain. Jika awalnya subsidi barangkali ke depan kalau pasarnya bagus juga akan bisa jadi jalur komersil," ungkapnya.
Reza Fahlevi turut berterimakasih kepada Komandan Lanud MUS Sabang Irdhian Krisnayogi juga seluruh Forkopimda, yang telah mendukung hadirnya transportasi udara di Sabang.
"Kita sama-sama komit akan menyukseskan penerbangan ini. Saya juga mengajak masyarakat, khususnya para pelaku pariwisata untuk menggunakan jasa penerbangan, selain kapal kita juga punya jasa penerbangan," ajaknya.
Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) MUS, Falatehan Hasudungan menyatakan semua unsur telah siap untuk melakukan aktivitas berkaitan penerbangan. Banda Aceh-Sabang menjadi rute tambahan penerbangan perintis di Aceh yang disetujui oleh Kementerian Perhubungan berdasarkan usulan dari Pemerintah Aceh.
Pada tahun ini, rute penerbangan di Aceh yaitu Banda Aceh-Sabang, Medan-Singkil, Medan-Gayo Lues, dan Gayo Lues-Takengon, dengan frekuensi masing-masing dua kali per pekan. Rute penerbangan ke Sabang lepas landas dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, menuju Bandara Maimun Saleh (MUS) Kota Sabang atau sebaliknya.
"Tiket untuk rute Banda Aceh-Sabang dibandrol dengan harga Rp. 220.430 sekali GT jalan, sedangkan untuk rute sebaliknya Sabang-Banda Aceh dibandrol dengan harga Rp. 132.670. Itu net untuk semua penumpang, dengan keberangkatan dua kali seminggu yakni hari Selasa dan Jumat," jelasnya.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) MUS berharap ke depannya penerbangan perintis ini bisa terus berjalan, yang tidak hanya berhenti pada penerbangan perintis, tapi bisa menjadi penerbangan mandiri dalam hal ini komersil untuk kepentingan masyarakat Sabang.
Memanjakan Wisatawan, Fasilitas Air Bersih Sudah Tersedia di Pulau Rubiah
Pemasangan pipa distribusi air bersih dari Tugu Garuda Iboih menuju Pulau Rubiah telah selesai dikerjakan dan telah melalui proses uji coba (commissioning test). Kini para wisatawan dapat menikmati fasilitas air bersih di objek wisata snorkeling itu dengan nyaman dan lancar.
"Dinas PUPR Kota Sabang bersama PDAM Tirta Aneuk Laot telah melakukan uji coba instalasi pipa air bersih. Insyaallah Pulau Rubiah yang bertahun tahun tidak ada air bersih, sekarang sudah tersedia," kata Reza Fahlevi.
Instalasi air bersih ini merupakan upaya Pemerintah Kota Sabang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam meningkatkan sarana dan prasarana objek wisata di Kota Sabang demi kenyamanan wisatawan yang berkunjung.
"Sejauh ini tekanan air sangat lancar dan kita harapkan tidak ada masalah kedepannya. Jika tidak ada kendala kita pastikan pasokan air bersih ke pulau Rubiah lancar dan bisa dinikmati wisatawan mulai minggu ini" ujarnya.
Sementara Kepala Dinas PUPR Kota Sabang, Lukmanul Hakim, ST, MT, mengungkapkan, pihaknya bersama PDAM Tirta Aneuk Laot telah melakukan uji coba pada jaringan pipa distribusi air bersih, yang mana sejauh ini berjalan dengan lancar.
"Pipa air bersih di Pulau Rubiah sudah difungsikan, dan telah selesai kita uji dari tangki atas yang ditempatkan di Tugu Garuda menuju tangki air yang sudah kita bangun di Pulau Rubiah, juga menuju pipa pipa yang ada di pulau rubiah. Alhamdulillah air telah mengalir dengan baik," jelasnya.
Luqman menjelaskan, dalam hal ini pihaknya menggunakan pipa HDPE (High Density Polythene) dengan diameter 2 inchi. Sementara untuk panjang pipa dari Tugu Garuda ke Pulau Rubiah sekitar 700 meter.
"Di Tugu Garuda kita sudah siapkan tangki penampungan air berkapasitas 50 ton, dan di Pulau Rubiah 24 ton. Masing-masing tangki kita isi penuh agar selanjutnya kita harapkan bisa berfungsi dengan baik, " ujarnya.
Terakhir ia menyampaikan, untuk menambah kenyamanan wisatawan, Pemerintah Kota Sabang telah juga telah membangun dua unit toilet umum di Pulau Rubiah di tahun 2023 lalu dan juga telah memasang beberapa keran tambahan untuk kenyamanan para wisatawan. (Adv)