15 Jun 2026 | Dilihat: 45 Kali

445 Petugas Diterjunkan, Bireuen Mulai Petakan Kekuatan Ekonomi Hingga Pelosok Desa

noeh21
Teks foto: Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, ST didampingi Setdakab, Ir. Ismunandar, ST dan Kepala BPS Kabupaten Bireuen Ir. Maimun pada acara pelepasan petugas sensus ekonomi. Foto: IJN/ Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bireuen resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE26) dengan menerjunkan 445 petugas lapangan ke seluruh wilayah kabupaten.
 
Langkah ini menjadi upaya besar untuk memetakan secara menyeluruh kondisi dan potensi ekonomi daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan lima hingga sepuluh tahun ke depan.
 
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung di Halaman Apel Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin 15 Juni 2026 ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Bireuen dan BPS serta pelepasan simbolis petugas sensus.
 
Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., mengatakan, sensus ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah di masa mendatang.
 
"Data yang akurat dan terpercaya merupakan kunci lahirnya kebijakan yang tepat sasaran. Dari hasil sensus ini kita akan mengetahui secara jelas kondisi riil perekonomian Bireuen, mulai dari usaha mikro hingga sektor usaha yang lebih besar. Ini menjadi dasar bagi pemerintah dalam merancang program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," kata Mukhlis.
 
Ia menyebutkan, hasil sensus nantinya akan digunakan untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, membuka peluang investasi baru, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
 
Kepada ratusan petugas yang akan turun langsung ke lapangan, Mukhlis juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme selama proses pendataan berlangsung.
 
"Petugas sensus adalah wajah negara di tengah masyarakat. Jalankan tugas dengan jujur, objektif, santun, dan sesuai prosedur agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas," harap Mukhlis. 
 
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Bireuen, Ir. Maimun, melaporkan bahwa sebanyak 445 petugas akan melakukan pendataan terhadap seluruh unit usaha di 17 kecamatan. Pendataan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan metode door to door atau mendatangi langsung pelaku usaha.
 
Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan informasi yang benar dan lengkap.
 
"Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi Bireuen. Data ini penting untuk melihat perkembangan dunia usaha sekaligus menjadi bahan perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terukur," kata Maimun.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas