03 Apr 2025 | Dilihat: 502 Kali

Azhari Idris Tawarkan Ide-Ide Konstruktif untuk Kemajuan Bireuen

noeh21
Azhari Idris, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, dan Wakil Kepala BPMA, Nizar Saputra, saat bersilaturrahmi dengan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST dan Wakil Bupati, Ir. H. Razuardi, ST, MT di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu (2/4/2025) petang.
      
IJN - Bireuen | Azhari Idris, putera Aceh kelahiran Bireuen kini menjabat Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, menawarkan beberapa ide konstruktif kepada Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST saat melakukan silaturrahim Lebaran di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu sore, 2 Maret 2025.
 
Azhari, didamping Wakil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Nizar Saputra dan Mukhlis Aminullah, Ketua Rumah SandiUno Indonesia (RSI) Bireuen, membicarakan program-program yang sudah dilakukannya di Kalimantan dan Sulawesi selama menjabat di SKK Migas dalam rangka mendukung Pemerintah Daerah membangun kapasitas sumberdaya.

Lihat juga : Mualem Beri Santunan Meugang untuk Fakir Miskin
 
Menurutnya, apa yang telah dilaksanakan di sana dapat juga diterapkan di Bireuen, karena ada beberapa kesamaan Bireuen dengan Kabupaten/Kota di Kalimantan dan Sulawesi asalkan pemerintah mempunyai komitmen yang kuat untuk itu. 
 
"Kita bisa memberi beasiswa kepada putra putri terbaik Bireuen untuk kita didik khusus bidang Migas atau keahlian terapan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan industri yang sedang berkembang. Misalnya, dalam setahun 20-30 orang, kemudian mereka yang sudah jadi ahli muda ini bisa bekerja di tempat-tempat strategis di Indonesia bahkan di luar Indonesia bagi mereka yang telah mendapatkan sertifikasi keahlian yang diakui secara internasional," sebut Azhari. 

Lihat juga : Bupati Teuku Raja Keumangan Undang Wapres Gibran Kunjungi Nagan Raya
 
Lebih lanjut, dia berharap, yang menginginkan adanya kaderisasi putra Bireuen bidang Migas atau industri strategis lainnya di masa mendatang. 
 
Terkait upaya mengantisipasi kelangkaan gas untuk kebutuhan rumah tangga, Azhari mengakan,  salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan itu adalah dengan cara pipanisasi gas dari Krueng Geukuh, Aceh Utara ke Bireuen. 

Untuk itu, lanjut Azhari, perlu Pemkab Bireuen menyampaikan atau mendiskusikan dengan Pemerintah Pusat terkait pembiayaan pemasangan jalur pipa gas rumah tangga.

Lihat juga : Korban Kecelakaan Tunggal di Cot Murong Sabang Berhasil Dievakuasi
 
Sementara itu, Wakil Kepala BPMA, Nizar Saputra menjelaskan bahwa pipanisasi untuk ketersediaan gas bumi sangat penting untuk kepentingan supply rumah tangga sehingga dapat membantu pemerintah dalam penghematan subsidi LPG. 
 
"Ini bisa membantu warga masyarakat kita, pak," sebut Nizar.
 
Beberapa hal lain juga disampaikan termasuk pemanfaatan lahan untuk penanaman nilam di Bireuen yg saat ini mulai marak dikembangkan di berbagai daerah. Ini untuk membantu ekonomi petani di Bireuen terutama saat ketika harga jual komoditi pertanian menurun dan produksinya merosot, seperti pinang.

Azhari menilai, nilam adalah salah satu potensi ekonomi baru, mudah dikelola, berbiaya murah, namin hasilnya bernilai tinggi. 
 
Bupati Bireuen, yang saat pertemuan tersebut ditemani juga didampingi Wakil Bupati, Razuardi, menyambut baik ide-ide yang disampaikan Azhari Idris. 
 
"Saran-saran yang konstruktif seperti ini sangat kami butuhkan," katanya.

Lebih lanjut Mukhlis mengatakan, bahwa Menteri ESDM adalah Ketua Umum Golkar. Dirinya selaku Ketua DPD Golkar Bireuen, dapat membangun komunikasi yang baik dengan Bahlil Lahaladia untuk melihat peluang peluang strategis bagi ekonomi Bireuen jangka panjang. 



Penulis: Redaksi
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas