IJN - Nagan Raya | Seorang bocah Muhammad Nazir berusia (12) tahun warga Desa Lhok Mesjid, dikabarkan hanyut terbawa arus sungai Krueng Nagan, tepatnya di Desa Meunasah Pante, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.
Pantauan INDOJAYANEWS.COM dilokasi, Kamis 20 Mei 2021, korban Muhammad Nazir hanyut bersama dengan dua orang rekannya Dian dan Muhammad Fadil saat mandi sungai di Desa setempat.
Dari kejadian itu, dua rekan korban Dian dan Muhammad Fadil berhasil selamat. Informasi dihimpun INDOJAYANEWS dilokasi, Keuchik Desa Lhok Mesjid, Supriman menyebut kejadian itu terjadi sekitar Pukul 12.00 WIB.
"Nazir bersama dengan dua rekannya Dian dan Fadil mandi sungai Krueng Nagan, hingga korban Nazir terbawa arus sungai, namun Dian dan Fadil selamat dari kejadian tersebut,"kata Keuchik Supriman
Melihat korban terbawa arus sungai, Fadil dan Dian melaporkan kejadian itu kepada warga yang saat itu sedang memancing.
"Saat itu rekan korban meminta tolong pada warga yang sedang memancing disekitar lokasi,"kata Keuchik, Supriman
Korban Muhammad Nazir merupakan anak dari Darmansyah (Yahmuh). Seperti diketahui sebelumnya, tadi malam pihak keluarga sempat rapat panitia pesta sunatan terbadap korban.
Secara terpisah, Kepala BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinaldi diwawancarai wartawan INDOJAYANEWS.COM dilokasi kejadian mengatakan, saat ini tim BPBD sedang melakukan proses pencarian terhadap korban.
"Kita terima informasi dari warga bahwa korban bersama dua rekannya mandi sungai, berdasarkan laporan, kedua rekan korban berhasil selamat, namun korban bernama nazir sampai saat ini belum ditemukan,"kata Irfanda Rinaldi.
Ia menyebut, untuk proses pencarian, tim dari BPBD telah mengerahkan Boat dari BPBD Nagan Raya untuk proses pencarian korban.
"BPBD bersama masyarakat dan TNI/Polri terus melakukan pencarian dan bila tidak ditemukan akan dilanjutkan besok pagi,"tutupnya.
Hingga berita ini ditayang, Tim dari BPBD, Basarnas, PMI dan TNI/Polri dibantu masyarakat setempat masih melakukan proses pencarian.
Penulis: Hendria Irawan