03 Nov 2026 | Dilihat: 40 Kali

Ceulangiek Kembali Pimpin Yayasan Almuslim Peusangan

noeh21
Rusyidi Mukhtar alias Ceulangiek pada acara Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 di Aula Universitas Islam. | (Foto IJN)
      
IJN - Bireuen | Rusyidi Mukhtar atau akrab disapa Ceulangiek kembali dipercaya memimpin Yayasan Almuslim Peusangan periode 2026-2031 setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Almuslim X Tahun 2026 di Aula Universitas Islam Aceh (UIA), Gampong Paya Lipah, Kecamatan Peusangan, Bireuen, Selasa, 3 November 2025 
 
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tersebut mendapat kepercayaan kembali dari masyarakat Peusangan Raya setelah dinilai berhasil membawa perkembangan bagi tiga lembaga pendidikan di bawah naungan yayasan selama kepemimpinannya periode 2021-2026.
 
Pemilihan secara aklamasi berlangsung setelah pimpinan Universitas Almuslim, Universitas Islam Aceh, dan Pesantren Almuslim menyampaikan laporan pertanggungjawaban mengenai perkembangan lembaga masing-masing selama lima tahun terakhir.
 
Rektor Universitas Almuslim, Dr. Marwan, memaparkan berbagai capaian, mulai dari pengelolaan keuangan dan aset hingga pengembangan institusi, peningkatan jumlah mahasiswa, program studi berakreditasi unggul, serta pembentukan Fakultas Kedokteran.
 
Rektor UIA, Dr. Nazaruddin, M.A., turut menyampaikan perkembangan institusi dan kontribusi yayasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Sementara itu, Direktur Pesantren Almuslim, Ustaz Iswan Fadlin, memaparkan kemajuan pesantren, termasuk dukungan pembangunan gedung yang nilainya mencapai miliaran rupiah.
 
Laporan ketiga lembaga tersebut mendapat respons positif dari peserta musyawarah. Keuchik Gampong Tanoh Anoe, Kecamatan Jangka, Ishak, menyampaikan apresiasi atas berbagai kemajuan yang dicapai selama kepemimpinan Ceulangiek.
 
Disebutkan, selama Ceulangiek memimpin yayasan banyak kemajuan selama lima tahun ini. "Kami sepakat agar kepemimpinan Bapak Rusyidi Mukhtar dilanjutkan kembali," ungkapnya.
 
Usulan tersebut disambut persetujuan peserta. Pimpinan sidang sekaligus Ketua Steering Committee (SC), Dr. Nazaruddin, kemudian meminta persetujuan terhadap pemilihan secara aklamasi.
 
Sehingga peserta musyawarah kembali mengamanahkan Rusyidi Mukhtar sebagai Ketua Pembina Yayasan Almuslim periode 2026-2031. Keputusan tersebut disahkan melalui ketukan palu pimpinan sidang.
 
Musyawarah turut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Kemenkum Aceh, Muhammad Ardiningrat Hidayat, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, Kepala Kesbangpol Bireuen Dr. Mukhtaruddin, ratusan keuchik, imum gampong, imam mukim, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan.
 
Usai terpilih, Ceulangiek menyampaikan terima kasih atas kepercayaan masyarakat Peusangan Raya. Ia menegaskan Yayasan Almuslim merupakan warisan para pendahulu yang harus dijaga dan dikembangkan bersama, bukan milik pribadi, keluarga, maupun kelompok tertentu.
 
Menurutnya, kemajuan yayasan membutuhkan persatuan, keikhlasan, kejujuran, dan dukungan seluruh masyarakat.
 
"Sesuai tema kegiatan hari ini, 'Bersatu Membangun Yayasan Almuslim', kami mengajak seluruh masyarakat Peusangan Raya untuk bersama-sama membangun dan memajukan yayasan ini. Saya dan seluruh pengurus tidak akan mampu berbuat banyak tanpa dukungan semua pihak," tegasnya.
 
Ceulangiek juga meminta para keuchik, imum gampong, imam mukim, dan tokoh masyarakat agar aktif mendorong generasi muda melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya Universitas Almuslim.
 
Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan pendidikan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu agar keterbatasan ekonomi tidak menghambat mereka meraih cita-cita.
 
"Kita di setiap kecamatan harus mengayomi anak-anak di setiap desa. Ajak dan bujuk mereka agar mau melanjutkan kuliah di Universitas Almuslim. Terutama bagi anak-anak kurang mampu. Kita akan upayakan agar mereka mendapatkan beasiswa KIP maupun beasiswa internal," ujarnya.
 
Ceulangiek berharap kepemimpinan periode 2026-2031 dapat memperkuat kualitas tiga lembaga pendidikan Yayasan Almuslim sekaligus memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Peusangan Raya.

Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin
 
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas