04 Feb 2025 | Dilihat: 1646 Kali
Harga Batubara Merosot, Aktivitas Operasional Perusahaan Tambang di Aceh Terancam
Camat Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Koko Fenna Loza. Foto. Istimewa
IJN - Suka Makmue | Harga jual batubara kalori 3.400 GAR di Provinsi Aceh terus merosot hingga mencapai angka kritis. Terhitung pada Jumat, 25 Januari 2025 harga jual batu bara yakni USD 29,82 per ton.
Angka ini mengalami penurunan dibandingkan rata-rata Indonesian Coal Index (ICI) yang dirilis Argus/Coalindo pada Desember 2024 sebesar USD 31,41 per ton.
Menanggapi hal itu, Camat Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Koko Fenna Loza menyampaikan keprihatinan atas kondisi harga batubara yang semakin rendah.
Menurutnya, turunnya harga batubara yang cukup signifikan ini menjadi ancaman yang cukup serius bagi dunia pertambangan di Aceh khususnya Nagan Raya.
Jika kondisi harga batubara tak kunjung membaik, kata dia, perusahaan tentunya akan melakukan efisiensi dari segala lini tak terkecuali pengurangan karyawan.
“Jika hal itu terjadi, tentu ini menjadi kekhawatiran bersama,”kata Camat disela –sela acara Funwalk dan Clean Up day Peringatan Bulan K3 Nasional di Paya Udeung.
Ia menyebutkan, selama ini kehadiran perusahaan tambang tersebut cukup membantu pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Nagan Raya melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau lebih dikenal dengan CSR.
“Kami mengajak Masyarakat digampong ring tambang khususnya dan Nagan Raya pada umumnya bisa mendoakan dan terus mendukung keberlangsungan industri-industri yang banyak penampung para pekerja di Aceh tidak terkecuali di Nagan Raya,” pungkasnya.
Penulis : Hendria Irawan