14 Sep 2022 | Dilihat: 481 Kali

HMI Nagan Raya: Tak Masalah Pj Bupati dari Perempuan

noeh21
      
IJN - Banda Aceh | Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Nagan Raya merespon usulan DPRK terkait Pejabat (Pj) Bupati Nagan Raya. 
 
Safrizal dalam rilisnya mengatakan, siapapun yang kemudian ditetapkan menjadi PJ Bupati adalah pilihan terbaik Kemendagri untuk membangun Kabupaten Nagan Raya dan itu harus didukung sama-sama.
 
"Dalam surat Rekomendasi DPRK Nagan Raya kepada Kemendagri, semua yang direkomendsi adalah orang-orang terbaik yang dinilai mumpuni membangun Nagan Raya, terlepas itu laki-laki atau perempuan, mengingat ada nama Perempuan yang masuk kedalam Rekomendasi DPRK,"ucap Safrizal, Rabu 14 September 2022.
 
Menurut dia, jika Kemendagri menetapkan perempuan menjadi PJ Bupati, itu bukan jadi sebuah masalah, mengingat Aceh pernah tiga kali dipimpin secara berturut-turut oleh perempuan.
 
Mereka adalah Ratu Naqiatuddin Syah (1675-1678 M), Ratu Zakiatuddin Syah (1678-1688 M ), dan Ratu Kamalat Syah (1688-1699 M), dan waktu itu yang menjadi penggerak hukum adalah seorang ulama besar dan kharismatik Syiek Abdurrauff As-Singkili.
 
"Itu adalah bukti sejarah bahwa perempuan mampu menjalankan roda kepemipinan. Jadi, perdebatan soal itu kita rasa harus di sudahi, dan yang menjadi pekerjaan rumah kita adalah sama-sama mendukung dan mengawal pembangunan Kabupaten Nagan Raya ke arah yang lebih baik. Tanpa mendeskreditkan gender dan Isu-Isu lain yang hanya akan memecah belah kekeluargaan di Kabupaten Nagan Raya," ujarnya.
 
Dia juga menyampaikan, pentingya semua pihak harus mendukung siapapun yang kemudian ditunjuk menjadi Pj Bupati Nagan Raya. 
 
"Karena keputusan Kemendagri tentu sudah melalui Proses kajian yang panjang sehingga keputusan itu harus kita dukung sama-sama. Nah, kita sebagai masyarakat Nagan Raya juga memiliki tanggung jawab yang sama, yakni melakukan pengawalan dan memberi dukungan supaya Pj Bupati Nagan Raya kedepan bisa melaksanakan tugas dengan baik,"tambahnya.
 
"Saya berharap yang ditetapkan sebagai PJ Bupati Nagan Raya meskipun itu perempuan haruslah dia yang benar-benar memahami tentang persoalan-persoalan yang ada di Nagan Raya, serta benar-benar Amanah mengemban tanggung jawab itu. Sehingga tidak lupa untuk berkomitmen melanjutkan Program-Program yang sudah dijalankan Pemerintahan sebelumnya,"tutupnya. (Ril)
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas