06 Apr 2026 | Dilihat: 31 Kali

Irigasi Rusak, Petani di Jangka Tidak Dapat Bertani

noeh21
Teks Foto: Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bireuen, Ir. Fadli Amir. | (Foto Amiruddin)
      
IJN – Bireuen | Kerusakan jaringan Bendungan Irigasi Pante Lhong di Desa Teupin Mane Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, berdampak serius terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Para petani kini mengeluhkan tidak dapat mengolah sawah akibat tidak tersedianya pasokan air.
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bireuen, Ir. Fadli Amir, mengatakan penanganan darurat akibat kerusakan parah, khususnya pada Bendungan Irigasi Pante Lhong 2 di Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli.
 
“Penanganan darurat sedang dilakukan. Untuk sementara, penanganan dilakukan dengan membendung abrasi sepanjang sekitar 100 meter lebih,” ujar Fadli Amir kepada IJN, Senin, 6 April 2026.
 
Dia menyebutkan, kekurangan air akibat rusaknya irigasi juga terjadi rigasi di Daerah Irigasi lainnya di Kabupaten Bireuen.  
 
Sebelumnya, Safrizal, petani di Kecamatan Jangka mengatakan, sejumlah areal persawahan di wilayah tersebut tidak dapat digarap akibat tidak adanya aliran air dari jaringan irigasi.
 
Akibat kondisi tersebut, masyarakat petani, khususnya petani sawah, kini mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas bertani. Sumber mata pencaharian utama mereka terganggu karena sawah yang selama ini mengandalkan suplai air dari irigasi belum berfungsi.

 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin