IJN - Banda Aceh | Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Muzakir Manaf atau Mualem menginstruksikan para kader dan seluruh eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) untuk menggelar Milad GAM pada 4 Desember besok, dengan melakukan doa bersama, menyantuni anak yatim dan berziarah ke makam pejuang mantan kombatan GAM.
Hal itu disampaikan Mualem melalui Juru Bicara (Jubir) Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Azhari Cagee kepada IndoJayaNews.com, Jum'at 3 Desember 2021.
"Mualem menginstruksikan kepada jajaran KPA ban sigom Aceh, peringatan 4 Desember seperti biasa dengan melakukan santunan anak yatim, zikir, doa bersama, dan ziarah ke makam para syuhada yang telah syahid berpulang kepada Allah SWT. Acara 4 Desember ya seperti tahun-tahun sebelumnya saja. Itu instruksi Mualem," kata Azhari Cagee.
Tujuan memperingati 4 Desember, Kata Azhari Cage, agar masyarakat Aceh tidak lupa sejarah.
Bertepatan dengan tanggal itu, Jelas Azhari Cage, sebuah sejarah masa lalu yang pernah terjadi dan membekas pada masyarakat Aceh, bahkan dunia hingga saat ini.
"4 Desember suatu sejarah yang terjadi di Aceh, tidak bisa dilupakan. Wajib dikenang dan 4 desember ini kita peringati seperti biasa, doa, zikir, dan ziarah,"jelasnya.
Terkait tentang pengibaran bendera Bulan Bintang (BB) yang setiap tahun dikaitkan menjelang 4 Desember, Azhari Cagee menyebut, KPA tidak menyuruh dan tidak melarang pengibaran bendera tersebut.
"Kita tidak menyuruh dan tidak melarang. Kenapa? Karena itu sudah menjadi bendera Aceh sesuai Qanun Nomor 3 tahun 2013. Maka KPA tidak dalam kapasitas menyuruh dan melarang. Nanti kalau menyuruh dan melarang akan dianggap itu bendera KPA. Padahal itu bendera jelas- bendera Aceh sesuai qanun," katanya.
Oleh karena itu, tambah Azhari Cagee, yang berhak menindaklanjuti terkait polemik bendera Aceh adalah Gubernur Aceh dan DPRA.
"Untuk tahun ini secara komando pusat dan KPA wilayah Aceh rayeuk, kita akan memperingati 4 desember di meureu dengan doa bersama dan santunan anak yatim serta pengukuhan struktur KPA Aceh rayeuk,"tambah Azhari Cagee.
"kita juga meminta kepada pihak keamanan bila ada satu dua bendera yang dikibarkan oleh masyarakat Aceh hendaknya bisa mengedepankan cara-cara persuasif, mungkin itu bentuk kekecewaan dari masyarakat karna belum berjalannya qanun 3 tahun 2013, dan kepada masyarakat kita meminta untuk terus menjaga damai yang telah berjalan selama 16 tahun ini,"demikian tutup Azhari cage Jubir KPA pusat.
Penulis: Hendria Irawan