04 Nov 2026 | Dilihat: 30 Kali

Kemendagri Perkuat Penanganan Bencana Bireuen

noeh21
Menteri Dalam Negeri Dr. H. Tito Karnavian menyerahkan secara simbolis pompa portabel kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen yang diterima Bupati Mukhlis. Foto : IJN / Dok. Prokopim.
      
IJN - Bireuen | Pemerintah Kabupaten Bireuen mendapat tambahan dukungan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyerahkan tiga unit mesin pompa portable kepada Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T., di Pendopo Bupati Pidie Jaya, Selasa 3 November 2026.  
 
Bantuan tersebut diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri Dr. H. Tito Karnavian saat melakukan kunjungan ke Pidie Jaya, menyusul banjir bandang susulan yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut.
 
Mendagri berpesan agar pompa portable tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk berbagai kebutuhan penanganan bencana.
 
Peralatan tersebut memiliki beragam fungsi, mulai dari menyedot genangan dan menyalurkan air bersih hingga membantu pemadaman kebakaran di kawasan permukiman, hutan dan lahan. Dengan dukungan high pressure pump, mesin ini juga dapat digunakan untuk pemadaman kebakaran pada gedung bertingkat hingga tujuh lantai.
 
Mesin pompa tersebut memiliki tenaga maksimum 13 horse power atau sekitar 9 kW pada 3.600 RPM, dengan tekanan 5 hingga 10 bar. Ukurannya yang relatif kecil membuatnya mudah dipindahkan, bahkan dalam kondisi darurat dapat diangkut menggunakan kendaraan roda tiga.
 
Bupati Bireuen H. Mukhlis menyampaikan terima kasih kepada Mendagri atas bantuan tersebut. Ia memastikan Pemkab Bireuen akan memaksimalkan pemanfaatan peralatan untuk mendukung penanganan bencana.
 
“Terima kasih atas bantuan dari Kemendagri yang disampaikan langsung oleh Pak Mendagri. Pemkab Bireuen akan memaksimalkan penggunaan mesin pompa portable ini,” kata Mukhlis.
 
Bantuan serupa juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau Yah Wa menerima tiga unit pompa portable dalam prosesi serah terima yang sama.
 
Kunjungan Tito Karnavian ke Pidie Jaya dilakukan untuk meninjau dampak banjir bandang susulan pada awal November 2026. Bencana tersebut dipicu hujan deras yang menyebabkan tanggul Sungai Meureudu dan Sungai Ulim patah.
 
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri juga memberikan bantuan masing-masing Rp200 juta kepada Desa Dayah Usen dan Alue Keutapang, Kecamatan Meurah Dua, yang menjadi wilayah terdampak paling parah.
 
Tambahan peralatan dari Kemendagri ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan Bireuen dalam menghadapi bencana, sekaligus mendukung upaya perlindungan masyarakat dan penanganan kondisi darurat.
 
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas