05 Mar 2025 | Dilihat: 222 Kali

Kemenkum Aceh Komitmen Bangun Zona Integritas dan Reformasi Birokrasi

noeh21
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Aceh, Meurah Budiman. Foto. humas Kemenkum Aceh
      
IJN - Banda Aceh | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Aceh, Meurah Budiman meminta jajarannya untuk berkomitmen dalam membangun zona integritas dan reformasi birokrasi.

Hal itu disampaikannya Rabu 5 Maret 2025 dalam rapat kerja yang diikuti oleh para kepala divisi serta pejabat manajerial dan non manajerial lainnya.
 
Kakanwil Kemenkum Aceh Meurah Budiman menyebutkan reformasi birokrasi merupakan upaya sistematis yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan.

Ia pun menyoroti strategi utama yang dianggap krusial untuk mencapai pembangunan zona integritas yang efektif. 
 
"Pertama, pentingnya membangun komitmen, kolaborasi nyata, dan semangat perubahan dari level paling atas hingga jajaran terendah," sebut Kakanwil Meurah Budiman.
 
Kemudian, Meurah Budiman melanjutkan bahwa Kantor Wilayah Kemenkum Aceh harus fokus pada penciptaan kemudahan, kecepatan, dan transparansi dalam pelayanan kepada masyarakat.
 
Tak hanya itu, Kakanwil juga menekankan perlunya menciptakan program-program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat sebagai pengguna layanan.
 
"Monitoring dan evaluasi yang konsisten dan berkelanjutan menjadi strategi pula yang dianggap esensial untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan zona integritas," lanjut Meurah. 

Disebutkan, Kantor Wilayah Kemenkum Aceh memang cukup serius dalam pembangunan zona integritas pada tahun ini.

Hal ini dimulai dengan menyaring pegawai yang akan tergabung dalam tim kerja. Seleksi calon tim kerja pembangunan zona integritas dan pelaksanaan reformasi birokrasi sudah digelar sebelumnya pada tanggal 12 Februari 2025.
 
"Seleksi ini menjadi langkah awal yang dilakukan agar nantinya pegawai yang terpilih ditempatkan pada posisi yang tepat dalam tim," kata Meurah.
 
Meurah menambahkan bahwa calon tim kerja diharapkan memiliki kompetensi yang mencakup pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip zona integritas dan reformasi birokrasi.
 
"Pemilihan tim kerja ini merupakan langkah awal dalam mendukung perubahan positif di sektor birokrasi. Kita perlu orang-orang yang berkomitmen," lanjutnya.
 
Seleksi ini, ujar Meurah, diharapkan dapat menggambarkan pengalaman kerja yang relevan serta kemampuan untuk berkolaborasi secara efektif.





Penulis : Hendria Irawan