18 Ags 2026 | Dilihat: 40 Kali

Ketua PMI Bireuen Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Mata Ie

noeh21
Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra memberikan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Desa Mate Ie Kec. Peusangan Selatan Kabupaten Bireuen. Foto: IJN / Dok. PMI Bireuen.
      
IJN - Bireuen | Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen bergerak cepat membantu warga yang terdampak kebakaran di Desa Mata Ie, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen.

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., bersama jajaran pengurus dan relawan, Selasa 18 Agustus 2026 turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban.

Kebakaran tersebut menghanguskan rumah korban hingga menyebabkan kehilangan tempat tinggal beserta sejumlah harta benda. Kondisi itu membuat keluarga korban membutuhkan dukungan dan kebutuhan dasar untuk memenuhi keperluan sehari-hari pascakejadian.

Bantuan yang disalurkan PMI Bireuen meliputi barang kebutuhan pokok, perlengkapan tidur serta sejumlah kebutuhan darurat lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu korban melewati masa awal setelah musibah.

Edi Saputra mengatakan, kehadiran PMI bukan semata-mata untuk menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat yang tertimpa musibah tidak menghadapi situasi sulit tersebut seorang diri.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan. Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan duka yang dirasakan oleh Bapak dan keluarga,” kata Edi saat menyerahkan bantuan.

Ia menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Menurutnya, respons cepat menjadi bagian penting dari tugas kemanusiaan PMI, terutama ketika masyarakat membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat.

Kehadiran pengurus dan relawan PMI di lokasi juga menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga korban agar tetap tabah menghadapi musibah serta dapat segera bangkit untuk menata kembali kehidupan mereka, katanya. 

Edi menegaskan PMI Bireuen akan terus berupaya memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat dan responsif terhadap berbagai bencana maupun kondisi darurat yang terjadi di wilayah Kabupaten Bireuen.

Bagi PMI, bantuan masa panik bukan hanya soal nilai materi, tetapi juga tentang memastikan warga terdampak bencana mendapatkan perhatian, dukungan, dan rasa kemanusiaan ketika berada dalam situasi paling sulit, demikian Edi Saputra.

Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin