26 Sep 2024 | Dilihat: 264 Kali

Lapas Calang Terima Nasi Maulid dari Perayaan Maulid Akbar Aceh Jaya

noeh21
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Calang menerima kiriman nasi maulid dari panitia perayaan Maulid Akbar yang digelar di Masjid Agung Baitul Izzah Kabupaten Aceh Jaya. Foto. Istimewa
      
IJN - Calang | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Calang menerima kiriman nasi maulid dari panitia perayaan Maulid Akbar yang digelar di Masjid Agung Baitul Izzah Kabupaten Aceh Jaya.

Tradisi ini merupakan bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat, Kamis 26 September 2024.

Kiriman nasi maulid, yang merupakan salah satu tradisi khas dalam perayaan Maulid di Aceh, tiba di Lapas Kelas III Calang pada Kamis pagi.

Makanan tersebut langsung dibagikan kepada warga binaan, memberikan mereka kesempatan untuk turut merasakan kehangatan dan kebersamaan dalam momen perayaan Maulid Nabi tersebut.

Kapala Lapas (Kalapas) Calang, Rusli SH, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pj Bupati Aceh Jaya serta pihak penyelenggara yang telah melibatkan warga binaan dalam perayaan Maulid Akbar ini.

"Ini adalah wujud solidaritas dan kasih sayang masyarakat kepada sesama, tanpa memandang status. Warga binaan sangat bersyukur dan merasa dihargai dengan adanya kiriman nasi maulid ini," ungkapnya.

Perayaan Maulid Akbar di Kabupaten Aceh Jaya sendiri berlangsung meriah, dengan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah. Acara tersebut diisi dengan pembacaan shalawat, ceramah agama, dan tentu saja pembagian nasi maulid yang menjadi simbol berbagi dan kebersamaan.

Tradisi membagikan nasi maulid ke Lapas Calang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir, dan diharapkan terus menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat luar dengan warga binaan pemasyarakatan, sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual.

Perayaan Maulid Nabi di Kabupaten Aceh Jaya, dengan segala tradisinya, tidak hanya menjadi ajang mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momen untuk menguatkan nilai-nilai kebersamaan, kasih sayang, dan solidaritas antar sesama, baik di dalam maupun di luar penjara.



Penulis : Red