20 Mar 2026 | Dilihat: 181 Kali

Lembaga Aceh Mengajar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

noeh21
Founder Aceh Mengajar, Sri Sukma Wulandari, SH. MM serahkan bantuan untuk korban banjir di Aceh Tamiang. Foto. Hendria /IJN
      
IJN - Kuala Simpang | Bencana alam hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh pada November 2025 lalu, menimbulkan rusaknya sarana dan prasaran, hilangnya tempat tinggal hingga hancurnya lahan pertanian serta lapangan kerja warga masyarakat secara umum. 
 
Khusus di Kabupaten Aceh Tamiang, Founder Lembaga Aceh Mengajar, Sri Sukma Wulandari, SH. MM bersama team relawan Satuan Tugas (Satgas) Aceh Tamiang bergerak untuk membantu para korban banjir bandang.
 
Kegiatan tersebut dalam rangka pemulihan secara fisik maupun psikologis bagi korban bencana melalui berbagai upaya koordinasi dan simpati para donatur.
 
Bahkan, Lembaga Aceh Mengajar mendapat bantuan kemanusiaan tahap pertama dari pengurus Mesjid Al-Akbar Eramas 2000 Jakarta Timur yang diketuai oleh drg. H. Deden Edi Soetisna di Jakarta.
 
Founder Aceh Mengajar, Sri Sukma Wulandari, SH. MM mengakui mendapat dukungan donasi bantuan kemanusiaan dari Pengurus Mesjid Al-Akbar Eraman 2000 Jakarta Timur sebesar 17.500.000.
 
"Alhamdulillah Lembaga Aceh Mengajar telah menerima bantuan kemanusiaan yang diterima langsung dihadapan jamaah Mesjid Al-Akbar beberapa waktu lalu di Jakarta," kata Sri Sukma Wulandari, Jum'at 20 Maret 2026.
 
Sementara itu, lanjut Wulan, donasi dari donatur mitra relawan Aceh Mengajar, seperti instansi pemerintah, swasta, organisasi kemasyarakatan maupun perorangan terus mengalir hingga mencapai Rp. 43.482.000 pada tahap pertama pengumpulan donasi.
 
"Alhamdulillah bantuan kemanusian tahap pertama sudah kami salurkan bulan lalu dalam bentuk barang dan pakaian kebutuhan masyarakat korban banjir di tempat pengungsian sementara, yakni berupa selimut, kain sarung, kelambu, kasur, mesin pompa air, mukena, makanan ringan dan bahan sembako lainnya," sebut Wulan sambil menunjukkan dokumen kegiatannya.
 
Ia juga turut mengucapkan terima kasih kepada para donatur, instansi, lembaga, organisasi maupun donatur dari perorangan yang terus peduli kepada masyarakat Aceh Tamiang.
 
"Saya mewakili teman-teman di Lembaga Aceh Mengajar sekaligus team relawan satgas Aceh Tamiang, mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan dari para donatur, baik itu dari donatur instansi, lembaga, organisasi maupun donatur dari perorangan yang tiada hentinya terus peduli kepada Masyarakat Aceh Tamiang," demikian kata Wulan yang sedang menempuh pendidikan Doktoralnya di Unissula Semarang.
 
 
 
 
 
 
 
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas