24 Mei 2022 | Dilihat: 691 Kali
Mantan Sekdis Bina Marga dan Cipta Karya Bener Meriah Ditangkap
noeh21
Tim intelijen Kejaksaan Agung berhasil mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana korupsi asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah.
 

IJN - Banda Aceh | Tim intelijen Kejaksaan Agung berhasil mengamankan Daftar Pencarian Orang (DPO) tindak pidana korupsi asal Kejaksaan Negeri (Kejari) Bener Meriah.

Penangkapan dilakukan di tempat kediaman terpidana di JL. Raya Ciamis Banjar KM 13, Warung Jeruk, Ciamis, Kabupaten Ciamis. Selasa 24 Mei 2022 sekira pukul 10.30 WIB.

Buronan itu bernama Ami Aristoni (44), bekerja sebagai Staf Sekretariat Daerah Kabupaten Bener Meriah merupakan mantan Sekretaris Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Bener Meriah .

Pelaksan Tugas (Plt) Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis mengatakan, bahwa berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 459 K/Pid.Sus/2018 tanggal 24 September 2018 menyatakan terdakwa Ami Aristoni telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama-sama dengan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 754.000.000,-(tujuh ratus lima puluh empat juta rupiah).

"Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah),"kata Plt Kasi Penkum Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis.

Dia juga menjelaskan, sejak dikeluarkannya putusan MA, terpidana Ami Aristoni telah dipanggil secara patut untuk melaksankan putusan tersebut namun terpidana tidak mengindahkannya.

"Malah sebaliknya terpidana melarikan diri sehingga terpidana masuk menjadi daftar DPO Kejaksaan Tinggi Aceh sesuai dengan surat permohonan bantuan pencarian penangkapan DPO Kejaksaan Negeri Bener Meriah an terpidana Nomor: R.C17/L1.30 /Fu.1/07/ 2020 tanggal 20 Juli 2020," jelasnya.

Proses penangkapan terpidana tersebut dilakukan tim intelijen Kejaksaan Agung RI setelah lama memantau keberadaan terpidana dan setelah diketahui terpidana tersebut sebagaimana yang termasuk dalam daftar DPO asal Kejaksaan Negeri Bener Meriah, lalu tim Intelijen Kejaksaan Agung RI melakukan penangkapan.

"Saat ini terpidana diamankan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk selanjutnya besok pagi akan dibawa ke Aceh untuk melaksanakan putusan MA tersebut," tutupnya.


 

Penulis : Hendria Irawan

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com