25 Mar 2021 | Dilihat: 2179 Kali
Pencemaran Lingkungan, PT Sawit Nagan Raya Makmur Dibekukan
Pemasangan spanduk pembekuaan Izin Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Sawit Nagan Raya. [FOTO/IJN]
IJN - Nagan Raya | Pemerintah Kabupaten Nagan Raya kembali memberikan sanksi tegas berupa membekukan operasi PT. Sawit Nagan Raya Makmur (SNRM) yang berada di Desa Lamie, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Kamis 25 Maret 2021
Informasi diperoleh INDOJAYANEWS.COM, pembekuan itu berdasarkan surat keputusan Bupati Nagan Raya nomor 660/67/Kpts/2021 tentang penerapan sanksi administratif pembekuan izin lingkungan PT. Sawit Nagan Raya Makmur (SNRM).
Hal itu berdasarkan hasil pengumpulan bahan dan keterangan dari pejabat pengawas lingkungan hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh yang dilakukan terhadap PT. Sawit Nagan Raya Makmur pada 21 November 2020 lalu, dengan menemukan pencemaran lingkungan dan pengolalaan limbah pabrik perusahaan yang tidak sesuai aturan yang berlaku.
Adapun sanksi administratif tersebut berupa pembekuan sementara semua aktivitas operasi lingkungan PT. Sawit Nagan Raya Makmur, dengan memasang spanduk pembekuan dilokasi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. Sawit Nagan Raya.
Dikonfirmasi INDOJAYANEWS.COM, Kabid Amdal DLH Nagan Raya, Jufrizal membenarkan adanya pemasangan spanduk pembekuan izin PT. Sawit Nagan Raya tersebut.
“Ia Benar,”kata Jufrizal dengan singkat
Penulis: Hendria Irawan