06 Ags 2024 | Dilihat: 381 Kali
Pj Bupati Aceh Barat Terima Duplikat Bendera Pusaka dari BPIP
Kepala Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Yudian Wahyudi, secara resmi menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada Pejabat Bupati dan Walikota seluruh Indonesia yang digelar di Jakarta. Foto. Diskominfo Aceh Barat
IJN - Jakarta | Kepala Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP) Pusat, Yudian Wahyudi, secara resmi menyerahkan duplikat bendera pusaka kepada Pejabat Bupati dan Walikota seluruh Indonesia yang digelar di Jakarta, Selasa 6 Agustus 2024.
Bendera pusaka yang diserahkan ini akan dikibarkan pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, pada 17 Agustus mendatang.
Penjabat (Pj) Bupati Aceh Barat , Drs. Mahdi Efendi kepada media membenarkan ia telah menerima duplikat bendera pusaka dari BPIP.
"Iya, saya menerima langsung bendera tersebut dari Kepala BPIP Pusat," kata Pj Bupati Aceh Barat, Mahdi Efendi.
Mahdi Efendi menjelaskan, penyerahan bendera ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila di seluruh daerah. "Diharapakan dapat memperkuat identitas nasional dan meningkatkan rasa cinta tanah air di kalangan masyarakat," jelasnya.
Mahdi Efendi menyebutkan, penyerahan duplikat Bendera Pusaka ini merupakan mandat dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pasal 8 ayat 1 sampai 3.
"Duplikat bendera pusaka dibuat sangat khusus, karena tidak ada jahitan antara kain merah dan putih, juga dibuat dengan bahan yang tidak luntur dan juga letakan barcode disetiap kemasan juga pada pengait benderanya, sehingga nanti bisa di deteksi, sudah diberikan ke daerah mana saja,” sebutnya.
Menurutnya, ini juga menjadi momen bersejarah karena mengulang peristiwa 55 tahun lalu, di mana pada 5 Agustus 1969, Presiden kedua Indonesia, Soeharto, memberikan duplikat bendera pusaka kepada gubernur/ kepala daerah seluruh Indonesia.
“Ini menurut sejarahnya, baru terjadi lagi setelah tanggal 5 Agustus 1969 lalu,” tambah mahdi Efendi.
Lanjut Pj Bupati, Penerimaan duplikat Bendera Pusaka ini adalah simbol kebanggaan dan semangat nasionalisme. "Mari kita semua bersatu dan berpartisipasi dalam perayaan Hari Kemerdekaan ini dengan penuh semangat dan rasa syukur," demikian tutupnya.
Penulis : Hendria Irawan