IJN - Sabang | Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Aneuk Laot, merupakan salah satu pusat pembangkit yang menopang kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Kota Sabang. Sistem kelistrikan di kepulauan ini memiliki kapasitas pembangkit sekitar 7,8 Megawatt (MW), sementara beban puncak tertinggi mencapai sekitar 6,5 MW.
"Untuk sistem Sabang ditopang dua lokasi pembangkit yakni PLTD Aneuk Laot dan PLTD Cot Abuek,” ujar Chairul Azril, Manager Pembangkit IPP dan Excess Power Unit Aceh kepada wartawan peserta media gathering PLN Aceh, Kamis 20 Agustus 2026.
Dengan kapasitas tersebut, terang Chairul, kondisi kelistrikan di Kota Sabang saat ini berada dalam kondisi surplus. “Beban tertinggi sekitar 6,5 MW. Dengan kapasitas listrik 7,8 MW, artinya sistem kelistrikan di Kota Sabang masih surplus,” jelasnya.
Berdasarkan pola konsumsi harian, beban puncak pada siang hari berada di angka 4,08 MW (baik tertinggi maupun rata-rata), sementara pada malam hari beban puncak rata-rata tercatat sebesar 6,1 MW dengan titik tertinggi mencapai 6,5 MW.
Chairul menambahkan, saat ini jumlah pelanggan listrik di seluruh wilayah Sabang mencapai 16.093 pelanggan. Sistem Sabang juga didukung oleh 12 unit mesin pembangkit, dengan PLTD Aneuk Laot memiliki kapasitas sekitar 3 MW untuk menopang kebutuhan kelistrikan di Kota Sabang.
Menurutnya, beban puncak listrik di Sabang pada periode Ramadan hingga lebaran tahun ini justru tercatat sekitar 3 MW, meskipun terdapat peningkatan aktivitas masyarakat selama periode tersebut.
Kondisi surplus daya tersebut menjadi salah satu indikator bahwa pasokan listrik di Kota Sabang masih mencukupi kebutuhan pelanggan, sekaligus memberikan ruang bagi PLN untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah kepulauan tersebut.
Dalam kegiatan media gathering PLN UID Aceh diikuti sekitar 50 wartawan dari berbagai media, organisasi serta perusahaan pers di Aceh, berkesempatan mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Aneuk Laot Rayon Sabang. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya PLN memberikan informasi mengenai kondisi dan kesiapan sistem kelistrikan di Kota Sabang.
Zulfan M Jamil, Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Aceh menambahkan bahwa pada tahun 2026, PLN melakukan penguatan keandalan sistem melalui penambahan kapasitas mesin sebesar sekitar 3 MW di Kota Sabang.
Langkah ini diambil, katanya, guna mengantisipasi pertumbuhan beban pelanggan sekaligus memastikan kecukupan daya tetap terjaga, terutama saat unit pembangkit menjalani pemeliharaan terjadwal.
Melalui peningkatan kapasitas tersebut, PLN berkomitmen menjaga kontinuitas pasokan listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di Kota Sabang.
Penulis | Muhammad Zairin
Editor | Redaksi