17 Okt 2024 | Dilihat: 487 Kali

Proyek Peningkatan Jalan di Desa Babah Dua Diduga Mangkrak, Ini Penjelasan Keuchik

noeh21
Palang informasi pengerjaan. Foto. Istimewa
      
IJN - Suka Makmue |  Sejumlah proyek peningkatan jalan pertanian di Gampong Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya, diduga Mangkrak.

Dugaan tersebut menyampaikan salah satu masyarakat yang tak ingin disebutkan nama dalam keterangannya kepada media, Kamis 17 Oktober 2024.

Ia menyebutkan, jika seperti yang ada di Dusun Relui Mangat, Gampong tersebut, dimana menuju jalan perkebunan masyarakat sudah dibersihkan oleh alat berat beberapa bulan lalu.

Pada jalan itu, kata dia, juga dipasang sebuah palang informasi pekerjaan dimana tertulis nama perkejaan sirtu peningkatan jalan pemukiman penduduk Dusun Relui Mangat, sepanjang 105 meter.

"Disitu juga disebutkan anggaran sebesar 29 juta sekian, bersumber dari dana desa," jelasnya

Ia menyebut jika pengerjaan pembersihan dan palang itu sendiri sudah dipasang sejak bulan Agustus 2024 lalu, namun hingga saat ini belum ada pekerjaan tambahan sesuai dengan yang tertera di palang tersebut.

“Berarti sudah berapa bulan, dari Agustus hingga sekarang Oktober belum ada penyelesaian pekerjaan,” sebutnya.

“Sementara kita (masyarakat-red) tidak tahu ini akan dibangun, dan tidak tahu siapa yang merencanakan pembangunan ini,” tambahnya.

Menurutnya, tidak hanya di situ, salah satu titik lainnya di kawasan Dusun Nagan Makmue juga belum selesai dikerjakan.

Dalam keterangan yang disampaikannya, ada beberapa titik pekerjaan fisik, namun hanya ada satu titik yang telah diselesaikan.

"Informasi yang saya terima, kegiatan itu sudah ada rab pekerjaan, graider pun kemarin itu kayak punya salah satu perusahaan di pinjam pakai," ucapnya.

Senada dengan dirinya, salah satu masyarakat lainnya juga menyampaikan hal yang sama, dimana dirinya dia dengan perencanaan yang dilakukan oleh gampong tersebut.

“Kita heran kenapa 105 meter yang direhap, apakah tidak cukup budget, seharusnya kalau tidak cukup selesaikan dulu yang satu jadi bisa kelar,” sebutnya.

“Kita masyarakat tidak bisa apa-apa hanya bisa menerima dan melihat saja,” tutupnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Babah Dua Samsul Bahri dikonfirmasi IndoJayaNews.com melalui via telpon mengatakan bahwa jalan tersebut baru dilakukan Pengolahan pengerjaan.

"Kita baru mengajukan pengajuan pengerjaan," kata Samsul Bahri, Keuchik Gampong Babah Dua.

Dijelaskan Samsul Bahri, papan informasi pengerjaan dan grader diusulkan sekalian, namun untuk grader dan serak kerikir belum dilakukan pembayaran.

"Baru Pengerjaan pengerjaan beberapa item fisik dan hari ini bendahara juga di Dinas DPMGP4," jelasnya.

Dia menyebutkan untuk pengerjaan ada beberapa item yang dilaksanakan per-dusun di Gampong Babah Dua. 

"Ada beberapa item pengerjaan, kami sudah melakukan musyawarah dengan per-dusun,dan satu item sudah selesai dilakukan," sebutnya.

Keuchik juga mengaku bahwa hanya pengerjaan di Dusun Reului Mangat yang belum dilaksanakan, karena terkendala dengan budget.

“Jika sudah ada anggaran dan sudah kita tarik, kita akan langsung bekerjakan segera,” demikian tertulis.



Penulis : Hendria Irawan