IJN - Aceh Barat | PT Mifa Bersaudara menyalurkan lima set perlengkapan menjahit lengkap kepada lima warga Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, yang saat ini tengah mengikuti program magang di dua lokasi usaha menjahit.
Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh CSR Division Head PT Mifa, Tengku Kaddhafi, Selasa, 8 Oktober 2024.
Sebelumnya, kelima warga tersebut telah menyelesaikan pelatihan menjahit yang difasilitasi oleh PT Mifa Bersaudara bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh.
Setelah pelatihan, para peserta mendapatkan kesempatan untuk magang di usaha menjahit guna memperdalam keterampilan yang telah dipelajari serta merasakan langsung dunia usaha.
Tia Santi, salah satu penerima bantuan, menyatakan rasa syukurnya atas perlengkapan menjahit yang diserahkan. "Alat-alat yang kami terima sangat lengkap, dan PT Mifa benar-benar mendampingi kami mulai dari pelatihan hingga tahap ini," ujar Tia, warga Gampong Balee, Kecamatan Meureubo.
Tia juga menambahkan, konsep pembinaan yang melibatkan pelatihan dan magang ini sangat membantu peserta untuk mempersiapkan diri membuka usaha mandiri. Bahkan, PT Mifa juga bersedia memfasilitasi mereka dalam mendirikan usaha, sehingga ke depannya mereka bisa lebih mandiri.
CSR Division Head PT Mifa, Tengku Kaddhafi, menjelaskan bahwa program pelatihan menjahit ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat sekitar.
"Kami berharap program ini dapat melahirkan wirausahawan baru yang kompeten dan memiliki daya saing tinggi. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, semoga program-program lain juga bisa berjalan dengan lancar," ungkapnya.
Selain pelatihan menjahit, Kaddhafi menyebutkan bahwa PT Mifa telah melaksanakan berbagai program kewirausahaan lainnya, seperti pelatihan pengelasan, montir, dan pangkas rambut.
"Insya Allah, PT Mifa akan terus berupaya melaksanakan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk dalam bidang kesejahteraan, kesehatan, pendidikan, serta sosial budaya," tambahnya.
Ia juga menyoroti keberhasilan program pelatihan pengelasan, di mana salah satu alumninya kini telah menjadi instruktur yang melatih ratusan peserta lainnya. "Ini salah satu contoh nyata dampak positif dari program kami," tutup Kaddhafi.
Penulis : Hendria Irawan