IJN - Banda Aceh | Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh melaksanakan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 di lapangan Rutan Banda Aceh. Senin 29 Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Rutan, pejabat struktural, seluruh pegawai, serta perwakilan warga binaan. Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat nilai-nilai keluarga sebagai pondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat dan pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Rutan Banda Aceh membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan berkualitas.
Melalui tema “Ayah Wajib Hadir”, seluruh elemen masyarakat diajak untuk memperkuat peran keluarga, khususnya kehadiran seorang ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak, sehingga tercipta keluarga yang harmonis dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Rutan Banda Aceh, Hari Kurniawan, menyampaikan, peringatan Hari Keluarga Nasional menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga sebagai sumber kekuatan dalam kehidupan setiap individu, termasuk bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan.
“Keluarga adalah tempat pertama kita belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, dan harapan. Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ini, kami ingin mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk terus menjaga hubungan baik dengan keluarga sebagai motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dukungan keluarga merupakan salah satu kunci keberhasilan proses pembinaan dan reintegrasi sosial,” ujar Hari Kurniawan.
Melalui peringatan Hari Keluarga Nasional ini Rutan Banda Aceh berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan keharmonisan keluarga dapat terus tertanam dalam diri seluruh pegawai maupun warga binaan, sehingga mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang semakin humanis, produktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin