03 Nov 2026 | Dilihat: 65 Kali

Stafsus Bupati Nagan Raya Isi Seminar Internasional di Universitas Kebangsaan Malaysia

noeh21
Staf Khusus Bupati Nagan Raya, Diar Sudarlin. Foto. Ist
      
IJN - Kuala Lumpur | Staf Khusus Bupati Nagan Raya, Diar Sudarlin, tampil sebagai pemateri dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan di Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Selangor, Malaysia, Selasa 3 November 2026.
 
Dalam forum akademik internasional tersebut, Diar mengangkat tema “Political Training, Organizational Communication, Discipline, and Career Development as Determinants of Political Party Cadre Productivity.”
 
Topik ini menyoroti pentingnya penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan politik, komunikasi organisasi, disiplin, serta pengembangan karier sebagai faktor strategis dalam meningkatkan produktivitas kader partai politik.
 
Dalam pemaparannya, Diar menekankan bahwa organisasi politik tidak hanya membutuhkan kekuatan struktural dan dukungan politik, tetapi juga harus ditopang oleh kader yang kompeten, disiplin, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, serta memperoleh kesempatan pengembangan karier secara berkelanjutan.
 
Penyampaian materi tersebut mendapat perhatian dari peserta seminar. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya, Diar menerima Anugerah Platinum yang ditandatangani langsung oleh Dekan Fakulti Pengajian Islam UKM, Prof. Dato’ Dr. Mohd Izhar Ariff bin Mohd. Kashim, selaku pihak pelaksana kegiatan.
 
Selain menyampaikan gagasan akademik, pria yang juga akrab disapa Darlin tersebut memanfaatkan kesempatan itu untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, kepada masyarakat dan kalangan akademisi di Malaysia.
 
Salah satu destinasi yang menjadi perhatian adalah Masjid Giok, ikon religi dan kebanggaan masyarakat Nagan Raya. Masjid yang berada di pusat ibu kota kabupaten tersebut memiliki keunikan tersendiri karena menggunakan batu permata giok sebagai bagian dari ornamen dan pelapis bangunannya.
 
Darlin mengajak masyarakat Malaysia untuk memperluas destinasi wisata mereka di Aceh.

Menurutnya, kunjungan wisatawan tidak seharusnya hanya terpusat di Banda Aceh, tetapi juga perlu menjangkau wilayah pesisir barat selatan Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya.
 
“Melalui forum internasional seperti ini, kita tidak hanya membawa gagasan dan pengalaman akademik ke tingkat global, tetapi juga memperkenalkan potensi daerah. Nagan Raya memiliki banyak keunggulan yang layak dikenal lebih luas oleh masyarakat internasional,” demikian pesan yang disampaikan Darlin.
 
Ia berharap keunikan Masjid Giok, kekayaan budaya, serta potensi wisata alam Kabupaten yang dipimpin Dr. TR. Keumangan itu dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia.
 
“Apalagi Pak TRK Bupati Nagan Raya juga memberi tugas khusus kepada saya agar selalu memperkenalkan Nagan Raya tidak hanya di tingkat nasional namun juga internasional” ujar Diar 
 
Kehadiran Diar Sudarlin dalam seminar internasional di UKM tersebut merupakan bagian dari program internasionalisasi akademik Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.
 
Partisipasi ini sekaligus menjadi ruang pengembangan wawasan, pertukaran pengetahuan, dan penguatan jejaring akademik lintas negara, serta membawa nama Kabupaten Nagan Raya ke dalam forum akademik internasional.




Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas