IJN - Simeulue | Personil gabungan Polri bersama Kodim 0115 Simeulue dan Lanal Simeulue menggelar razia kendaraan.
Razia kendaraan itu dilakukan dalam rangka operasi keselamatan Seulawah 2021 Kabupaten Simeulue, yang dipimpin Kabag Ops Polres, AKP, Arifin Bernad Tampubolon, S.H., di dampingi Kasat Intelkan Iptu Devi Syahputra, S.H. dan Kasat Sabhara Iptu M. Jafar
Dalam operasi razia itu, ada sebanyak 21 personil gabungan dikerahkan, terdiri 16 Personil Polri dari Polres Simeulue, dan 2 Personil dari kodim 0115, serta 3 Personil dari Lanal Simeulue.
Kapolres Simeulue, AKBP, Agung Surya Prabowo, S.I.K., melalui Kabag OPS Polres Simeulue AKP, Arifin Bernad Tampubolon, S.H., yang didampingi Kasat Intelkam Iptu Devi Syahputra, S.H., mengatakan, razia digelar dalam rangka OPS keselamatan Seulawah 2021.
Ia menyebut razia dilaksanakan untuk menindak lanjuti keluhan masyarakat di Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur. "Maraknya anak-anak muda yang melakukan balap liar sehingga mengganggu ketentraman masyarakat sekitar,"sebutnya.
Dari operasi itu, seluruh pengendara roda dua diperiksa. Hasilnya sebanyak 13 unit sepeda motor pelanggar terjaring dalam operasi tersebut.“Upaya agar kondisi tiap malam semakin kondusif,”kata Arifin Bernad Tampubolon. Senin 19 April 2021.
Penindakan pada pelaksanaan operasi razia tersebut berupa pelanggar yang tidak mampu menunjukkan STNK dan SIM.
"Kita menjaring yang melakukan balapan liar dengan memakai knalpot blong, tidak memakai helm, dan juga tidak memakai masker demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Simeulue,"jelasnya
Pihaknya menindak tegas bagi sepeda motor yang pretelan, bahkan pelanggar juga mendapatkan tilang ditempat dan dilakukan penahanan. Pasalnya, pemilik sepeda motor tidak dapat menunjukkan bukti surat-surat untuk berkendara.
Ia mengaku sudah melakukan sosialisasi kepada pemilik kendaraan agar melengkapi bagian yang standar dan menunjukkan surat-surat kendaraan.
"Kegiatan tersebut terus kita lakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Simeulue dalam beribadah selama bulan Suci Ramadhan,"tutup Kabag Ops, Arifin Bernad Tampubolon. [Red]