04 Mar 2021 | Dilihat: 423 Kali
Tindaklanjuti Investasi, Investor UEA Kunjungi 7 Pulau Di Aceh Singkil
Bupati Aceh Singkil Dulmusrid, didampingi Kadisparpora, Edy Hartono. Dan Salah satu titik lokasi objek wisata di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.
IJN - Aceh Singkil | Dalam rangka menindaklanjuti rencana investasi di sektor wisata, Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkily, Investor Uni Emirat Arab (UEA), kembali mengunjungi lokasi objek wisata Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.
"Kunjungan Investor UEA, Mr. Amine Abith, Executive Director Murban Energy Shahid, bersama rombongan, yang kedua kalinya ini menindaklanjuti untuk menanamkan investasinya di lokasi objek wisata diKepulauan Banyak, setempat," ucap Bupati Aceh Singkil Dulmusrid disampingi Kadisparpora, Edi Hartono, di Pendopo, Kamis 4 Maret 2021.
Menurut Bupati, saat melihat potensi bisnis sektor wisata di wilayah Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, pihak Investor UEA merasa sangat senang dan bahagia bisa berinvestasi didaerah yang berjulukan Bumi Syekh Abdurrauf As-Singkily itu.
Sehingga, usai melakukan kunjungan yang kedua kalinya itu, pihak Investor segera Menginventarisir, menindaklanjuti wilayah pulau-pulau di kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, yang sudah disurvei untuk menanamkan investasinya.
Sebelumnya, Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, bersama investor UEA, Mr. Amine Abith, Executive Director Murban Energy Shahid, Staff Kedubes Uniform Emirate Arab Jakarta, Nazi Against Pasaribu, PIC Menko Menko Marves, pihak Provinsi Aceh, dan jajaran Pemkab setempat, Rabu, 3 Maret 2021, kemarin, berkunjung dan melihat secara langsung keindahan panorama lokasi objek wisata Kepulauan Banyak.
Kadis Parpora Aceh Singkil, Edy Hartono melalui Kabid Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Surkani mengatakan, dalam kunjungan tersebut investor bersama rombongan mengunjungi sebanyak 7 pulau, Kepulauan Banyak.
Sementara dari 57 pulau yang diusulkan, dalam kunjungan Investor UEA mengunjungi 7 lokasi objek wisata Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil diantaranya, Pulau Panjang, Pulau Balai, Ujung Batu, Rangit Besar, Pulau Balong, Orongan, dan Tambarat.
Namun, dari sejumlah pulau yang dikunjungi tersebut belum diketahui persis di lokasi mana investor akan menanamkan investasinya.
Karena pihak Investor terlebih dahulu melakukan evaluasi dari hasil kunjungan ke Pulau Banyak di Kedutaan Besar, Abudabi, di Jakarta.
Untuk itu, lokasi objek wisata Pulau mana yang ditetapkan Investor menanamkan investasinya masih menunggu hasil keputusan evaluasi pihak investor, jelasnya.
Penulis : Erwan