15 Jun 2026 | Dilihat: 34 Kali

Wabup Bireuen Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah sebagai Gerakan Perubahan dan Muhasabah Diri

noeh21
Teks Foto: Wakil Bupati Bireuen, Razuardi pada acara memperingati Tahun Baru Islam di Masjid Sultan Jeumpa Bireuen. Foto: IJN / Amiruddin.
      
IJN - Bireuen | Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung Sultan Jeumpa, Senin, 15 Juni 2026, menjadi momentum refleksi bagi masyarakat Bireuen untuk memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, dan membangun semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
 
Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 600 jamaah tersebut, Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, S.T., mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan makna hijrah tidak sekadar sebagai perpindahan waktu dalam kalender Islam, tetapi sebagai titik awal perubahan diri menuju pribadi yang lebih bertakwa, produktif, dan bermanfaat bagi sesama.
 
"Peristiwa hijrah Rasulullah SAW bukan hanya perjalanan fisik dari Makkah ke Madinah, melainkan tonggak perubahan besar yang melahirkan peradaban Islam yang kuat. Semangat itulah yang harus kita teladani dalam kehidupan sehari-hari," ucap Razuardi.
 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Bireuen Junaidi, S.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Bireuen, Kasi Intelijen Wendy Yuhfrizal, S.H., M.H., Kasat Binmas Polres Bireuen AKP Barmawi, S.E., Imum Chiek Masjid Agung Sultan Jeumpa Tgk. Saifuddin Muhammad, para kepala SKPK, camat, alim ulama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, ASN, serta masyarakat umum.
 
Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen, Munawar, S.K.M., M.Kes., selaku Ketua Panitia, menjelaskan bahwa peringatan 1 Muharram bertujuan mengenang hijrah Nabi Muhammad SAW sekaligus mengajak umat Islam melakukan muhasabah diri untuk meningkatkan kualitas ibadah dan kehidupan sosial.
 
Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan, kehadiran di majelis zikir merupakan bentuk ibadah yang memiliki nilai tinggi di sisi Allah SWT apabila dilakukan dengan penuh keikhlasan. 
 
Menurutnya, semangat hijrah harus mampu diwujudkan dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat.
 
"Pada tataran individu, hijrah membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Sedangkan pada tataran sosial, hijrah mengajarkan pentingnya persatuan, kebersamaan, dan kepedulian dalam membangun masyarakat yang harmonis demi terwujudnya Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam," katanya.
 
Mengakhiri sambutannya, Razuardi menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Bireuen. Ia berharap tahun baru ini menjadi awal bagi hadirnya keberkahan, kemajuan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi daerah dan masyarakat.
 
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Tgk. Nasruddin Juron mengingatkan esensi pergantian tahun dalam Islam adalah melakukan evaluasi diri secara jujur dan terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik dari hari sebelumnya.
 
"Jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka Alhamdulillah. Itulah tanda syukur seorang hamba kepada Allah," katanya di hadapan jamaah.
 
Abi Nas juga menekankan pentingnya menjaga akhlak sebagai fondasi utama kehidupan. Menurutnya, akhlak tercermin dari sikap dan tindakan yang lahir secara spontan dari hati yang bersih.
 
Penulis | Amiruddin 
Editor | Muhammad Zairin
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas