31 Mar 2026 | Dilihat: 589 Kali
Warga Aceh Dikeroyok di Mapolda Metro Jaya, Nasir Djamil: Negara Tak Boleh Kalah dengan Preman
Anggota DPR RI dari Komisi III, Muhammad Nasir Djamil. Foto. Parlementaria
IJN - Banda Aceh | Anggota DPR RI dari Komisi III, Muhammad Nasir Djamil angkat bicara terkait kasus pengeroyokan warga Aceh, Faisal (50), yang diduga dilakukan sekelompok preman di ruang penyidik Polda Metro Jaya beberapa hari lalu.
Dalam penyataannya, Muhammad Nasir Djamil menyesalkan insiden penganiayaan yang terjadi di tempat yang seharusnya masyarakat mendapat perlindungan.
“Kami ingatkan, negara tidak boleh kalah dengan aksi premanisme. Kok bisa sekelompok orang datang ke kantor polisi untuk menganiaya orang lain yang sedang menjalani pemeriksaan di ruang penyidik. Ini kan aneh,” kata M Nasir Djamil. Selasa 31 Maret 2026.
Menurutnya, seharusnya hal seperti itu tidak terjadi apalagi di dalam markas institusi kepolisian itu sendiri. Ia meminta Kapolri untuk mengungkap kasus penganiayaan warga Aceh yang diduga dilakukan sekelompok preman di Markas Polda Metro Jaya secara transaparan, jangan ada yang ditutup-tutupi.
M Nasir Djamil mendesak siapapun yang terlibat baik pelaku di lapangan maupun aktor intelektual harus benar-benar diungkap serta diproses hukum secara tegas. Karena, kasus penganiayaan terhadap warga Aceh ini telah ikut mencoreng citra insitusi kepolisian.
“Kita juga berharap Kapolri bisa mengevaluasi kinerja seluruh personil Polda Metro Jaya agar insiden serupa tidak terulang lagi. Jangan sampai negara kalah dengan preman,” demikian Nasir Djamil.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin