IJN - Suka Makmue | Harapan petani Desa Alue Seupeung, Kecamatan Tadu Raya, Kabupaten Nagan Raya, untuk kembali menggarap sawah mulai terbuka setelah jaringan irigasi yang rusak akibat banjir November 2025, kini telah diperbaiki.
Jaringan irigasi yang rusak akibat banjir membuat air tidak dapat mengalir sebagaimana mestinya. Kini, petani mulai membajak tanah untuk mempersiapkan musim tanam berikutnya.
Petani Desa Alue Seupeung menyambut baik program rehabilitasi sawah yang didukung oleh Kementerian Pertanian (Kementan). Dengan pulihnya jaringan irigasi, petani kini kembali memiliki harapan untuk menggarap lahan mereka secara optimal dan meningkatkan produktivitas pertanian.
Kegiatan Peusijuk Blang dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Nagan Raya, Marzuki, S.E., Keujrun Kecamatan, Kepala bidang, staf DTPHP, Keuchik Gampong Alue Seupeung dan unsur pemerintah gampong setempat.
Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., melalui Kepala DTPHP Nagan Raya, Marzuki, S.E., menyampaikan, program rehabilitasi sawah di Desa Alue Seupeung mencakup lahan seluas 55 hektare
Ia menjelaskan, berfungsinya jaringan irigasi menjadi langkah penting dalam mendukung pelaksanaan rehabilitasi sawah dan pemulihan aktivitas pertanian masyarakat.
“Dengan kembali berfungsinya irigasi, kami berharap kegiatan rehabilitasi sawah 55 hektare dapat segera ditindaklanjuti. Kami ingin lahan-lahan yang sebelumnya tidak dapat diolah, kembali produktif, sehingga para petani bisa menjalankan kegiatan pertanian secara normal,” ujarnya.
Marzuki mengharapkan dukungan dan partisipasi aktif para petani dalam menyukseskan program tersebut.
Menurutnya, keberhasilan rehabilitasi sawah tidak hanya bergantung pada dukungan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kerja sama yang baik antara petani, pemerintah gampong, dan seluruh pihak terkait.
“Kami berharap para petani dapat mendukung pelaksanaan program ini dengan sebaik-baiknya. Lahan yang selama ini terlantar diharapkan dapat kembali dimanfaatkan, sehingga produksi padi meningkat dan ketahanan pangan masyarakat semakin kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Keuchik Gampong Alue Seupeung menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya serta Kementerian Pertanian atas perhatian terhadap kondisi pertanian masyarakat, khususnya melalui pemulihan irigasi yang rusak akibat banjir dan program rehabilitasi sawah
Ia mengatakan, berfungsinya kembali jaringan irigasi memberikan semangat baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam mengolah lahan persawahan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan petani di gampong kami. Dengan pulihnya irigasi dan adanya program rehabilitasi sawah ini, masyarakat kembali memiliki kesempatan untuk mengolah tanah pertanian,” ungkapnya.
Ia berharap program tersebut dapat berjalan lancar sehingga para petani dapat kembali menanam padi dan meraih hasil panen yang memuaskan.
“Insyaallah, dengan dukungan pemerintah, kerjasama masyarakat, dan ketersediaan air untuk persawahan, kami berharap tahun depan petani di Desa Alue Seupeung dapat kembali menikmati panen raya,” harapnya.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Muhammad Zairin