IJN - Aceh Tamiang | Universitas Samudra (UNSAM) kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga terdampak bencana dengan mendongkrak ekonomi masyarakat melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Skema Tanggap Darurat Bencana Tahun 2026.
Dosen dan mahasiswa UNSAM menggelar pelatihan bertajuk Strategi Penguatan Ekonomi Pascabanjir Melalui Pengembangan Pakan Ternak Unggas dari Tumbuhan Alami di Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Manyak Payet, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 11-12 Februari 2026. Bertujuan memberikan solusi konkret bagi pemulihan ekonomi warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak, pasca bencana banjir yang melanda kawasan tersebut.
Ketua Tim PKM, Imam Gunanjar, S.E., M.M., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengatasi masalah tingginya harga pakan pabrikan yang seringkali memberatkan peternak, terutama di masa pemulihan ekonomi pascabencana.
"Pascabanjir, modal masyarakat tentu terbatas. Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat memanfaatkan potensi alam sekitar yang melimpah dan gratis. Kami mengajarkan formulasi pakan unggas berbasis tumbuhan alami yang nilai gizinya tidak kalah dengan pakan pabrikan, namun dengan biaya yang jauh lebih murah," ujar Imam Gunanjar.
Dalam pelaksanaannya, Imam didampingi oleh anggota tim yang terdiri dari Vany Mutia, Ghina Ivarianti, dan Nadia Fitria. Mereka memberikan pendampingan teknis mulai dari pemilihan bahan baku, proses pencacahan, hingga fermentasi pakan agar awet dan bernutrisi tinggi.
Dukungan Penuh Pemerintah Desa
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Datuk Penghulu Terpilih Desa Seuneubok Pidie, H. Muslim, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Universitas Samudra yang turun langsung ke desanya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Imam Gunanjar dan tim dari Universitas Samudra. Kehadiran bapak/ibu dosen sangat berarti bagi kami. Ilmu pembuatan pakan ternak ini adalah bantuan yang sangat tepat sasaran," ungkap H. Muslim dalam sambutannya.
H. Muslim menambahkan bahwa strategi ini diharapkan mampu membangkitkan semangat warga untuk kembali beternak tanpa takut merugi karena biaya pakan.
"Dengan pakan mandiri ini, saya berharap ekonomi warga Seuneubok Pidie bisa segera bangkit dan lebih kuat dari sebelumnya," tambahnya.
Pemanfaatan Potensi Lokal
Pelatihan ini menonjolkan penggunaan bahan-bahan lokal yang mudah didapat di sekitar desa namun sering terabaikan. Tim PKM mendemonstrasikan bagaimana tumbuhan liar tertentu dapat diolah menjadi pakan yang kaya protein.
Selain pelatihan, tim PKM Universitas Samudra juga menyerahkan bantuan peralatan dan bahan pendukung produksi kepada kelompok masyarakat, sebagai stimulus awal agar produksi pakan mandiri ini dapat berkelanjutan.
Tentang PKM Universitas Samudra
Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Samudra merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana akademisi terjun langsung memberikan solusi ilmiah atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap darurat bencana.
Penulis : Ray
Editor : Redaksi