IJN - Nagan Raya | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nagan Raya yang diwakili oleh Kepala Bidang Penanaman Modal Mahdi, S.E beserta Analis Kerjasama dan permodalan Teguh Murtazam, S.Sy, menghadiri acara Tindak Lanjut Investmen Planing Forum (IPF) dan Rencana Pengembangan Penanaman Modal (RP2M) di Aula Bappeda, Kabupaten Aceh Barat. Minggu, 14 November 2021.
Hadir sebagai salah satu pembicara dalam acara tersebut Rahmadhani, S.Pd,. M.Bus. yang merupakan Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Aceh.
Rahmadhani menyampaikan materi tentang Kebijakan Penanaman Modal di Aceh Tahun 2022.
Dalam penyampaiannya, Rahmadhani menyinggung tentang Peringkat Daya Saing Investasi beberapa Kabupaten di Pantai Barat Aceh.
Lebih lanjut, dia menyampaikan data yang menunjukkan performa Daya Saing Investasi Kabupaten Nagan Raya dalam index tersebut sebagai Kabupaten yang punya performa terbaik tahun 2020 dan berhasil menyalip Aceh Barat yang pada tahun sebelumnya (2019) pada peringkat ke-5 dan Nagan Raya pada peringkat ke-7, Adapun tahun 2018 posisi Nagan Raya pada posisi ke-13.
Penilaian ini menggunakan 76 indikator Daya Saing Investasi yang diadobsi dari laporan yang dikeluarkan oleh Asia Competitiveness Institute (ACI) National University o Singapore 2018.
"Adapun data yang digunakan adalah data skunder tahun 2020 yang bersumber dari BPS, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, BPK, dan lainnya,"jelasnya.
Rahmadhani menyebutkan, beberapa daerah yang punya realisasi investasi terbaik selama dua tahun terakhir yakni 2019 dan 2020.
Dalam katagori ini, Nagan Raya memperoleh prestasi yang membanggakan.
Pada tahun 2019, Nagan Raya mendapatkan realisasi investasi terbanyak ketiga di Aceh setelah Aceh Utara, dan Aceh Besar pada posisi pertama dan kedua.
Nilai investasi Nagan Raya yang diperoleh pada tahun tersebut adalah Rp. 652.259.018.851 (Enam ratus lima puluh dua milyar dua ratus lima puluh sembilan juta delapan belas ribu delapan ratus lima puluh satu rupiah).
Adapun ditahun 2020, Nagan Raya juga masih berada pada peringkat ke-tiga setelah Aceh Besar dan Aceh Tengah dengan total niai realisasi investasi senilai Rp. 722.414.958.784 (Tujuh ratus dua puluh dua milyar empat ratus empat belas juta sembilan ratus lima puluh delapan ribu tujuh ratus delapan puluh empat rupiah). Prestasi ini sekaligus menjadi yang terbaik di Pantai Barat Selatan Aceh.
Disamping itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Nagan Raya Diman Dasimun, S.E melalui Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Nagan Raya, Mahdi, SE menyebutkan, disamping ada berbagai prestasi, pihaknya meminta agar tidak lupa, bahwa masih banyak tugas yang mesti diselesaikan.
"Kedepan iklim investasi kita harus kita perbaiki lebih baik, program promosi juga harus kita gencarakan dengan lebih masif dan inovatif, serta aspek pelayanan yang juga harus terus kita perbaiki. Dan memang aspek ini harus kita akui kita masih harus banyak belajar dari daerah-daerah yang lain,"sebutnya
"Sehingga kedepan peran kita dapat lebih vital dan berimplikasi signifikan dalam peningkatan pertumbuhan maupun perkembangan ekonomi Kabupaten Nagan Raya,"demikian tutupnya.
Penulis: Hendria Irawan