27 Jun 2021 | Dilihat: 548 Kali
Inspeksi di Rutan Bener Meriah, Kakanwil Ingatkan P2U Tidak Dibuka Bersamaan Dengan Pintu II
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman melakukan inspeksi ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bener Meriah
IJN - Banda Aceh | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman melakukan inspeksi ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bener Meriah dalam rangka pengawasan dan pengendalian pelaksanaan tugas bidang keamanan dan ketertiban.
Inspeksi pada Minggu 27 Juni 2021, dilakukan untuk memastikan pelaksanaan tugas di Rutan tersebut berjalan sesuai prosedur yang berlaku sejak dipintu utama sampai ke pos lingkungan dan blok hunian.
Kedatangan Kakanwil disambut langsung oleh Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas II B Bener Meriah Baharuddin, SH dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Erwin.
Memasuki area P2U Rutan Bener Meriah Kepala Kantor Wilayah spontan memeriksa kesiapan petugas pengamanan di pintu II dan mengingatkan petugas pintu tersebut untuk tidak membuka pintu II sebelum pintu I terkunci kembali.
Demikian juga ketika menuju pintu III, Kakanwil mengingatkan petugas pintu tersebut untuk tidak membuka pintu III sebelum pintu II benar-benar terkunci dengan baik, walaupun yang masuk ditiga area pintu tersebut Kakanwil, Karutan atau tamu penting lainnya.
"Pintu II ini jangan dibuka secara bersamaan saat pintu utama (P2U) belum ditutup dan terkunci dengan baik, hati-hati dan perhatikan area pintu ini harus selalu steril dari lalu lintas penghuni,"kata Meurah pada petugas portir II.
Secara terpisah, Kepala Rutan Kelas Ii Bener Meriah Baharuddin, SH saat dihubungi media melalui telepon selular mengakui kehadiran Kakanwil Kemenkumham Aceh secara tiba-tiba pada hari Minggu di Rutan dalam rangka pengawasan, pengendalian dan pembinaan SDM petugas dalam melaksanakan tugas pengamanan di Rutan.
"Benar, bapak Kakanwil melakukan inspeksi pada hari Minggu di Rutan Bener Meriah, beliau juga memberikan petunjuk teknis bagi petugas pengamanan di pintu utama sampai pintu III Rutan Bener Meriah untuk meningkatkan kewaspadaan dan tata cara penguncian pintu agar tidak dilakukan secara bersamaan antara pintu utama Portir I dengan pintu Portir II, demikian portir III," jelas Karutan Baharuddin.
Menurut Baharuddin, kepada petugas pengamanan Kakanwil meminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan deteksi dini dalam rangka pencegahan terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban di Rutan Bener Meriah.
Penulis: Hendria Irawan