15 Juni 2021 | Dilihat: 78 Kali
Kakanwil Kemenkumham Aceh Buka Sosialisasi Tugas Dan Fungsi Keimigrasian
noeh21
Kanwil Kemenkumham Aceh laksanakan secara virtual melalui media Zoom dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Imigrasi dan Pemasyarakatan.
 

IJN - Banda Aceh |  Ego sektoral antar Divisi merupakan sebuah hambatan yang menghalangi upaya untuk bersinergi meraih tujuan dan kemajuan. Untuk itu semua Pegawai Kementerian Hukum dan HAM Aceh diharuskan untuk memahami semua tugas dan fungsi setiap Divisi.

Penegasan ini diucapkan oleh Kakanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman, saat membuka target kinerja B06 Corporate University terkait Keimigrasian. Selasa 15 Juni 2021.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham Aceh ini dilaksanakan secara virtual melalui media Zoom dan diikuti oleh seluruh satuan kerja Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pada kesempatan ini disampaikan Modul Best Practice Tugas dan Fungsi Kemigrasian yang berlangsung di Aula Bangsal Garuda Kanwil Kemenkumham Aceh, Senin (14/6/) kemarin.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Aceh Dorong Komitmen WBK Pegawai Lapas Meulaboh

Meurah Budiman berharap Pegawai pada Kantor Wilayah harus memahami dan mempelajari tugas dan fungsi setiap Divisi. Hal ini penting dilakukan sebagai salah satu upaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Dirinya tidak ingin masyarakat terhambat dan terlambat mendapatkan pelayanan karena Pegawai tidak memahami tugas dan fungsi setiap Divisi.

Baca Juga: Beri Bantuan Hukum Gratis ke Masyarakat Miskin, Kemenkumham Ajukan Anggaran ke Komisi III DPR RI

“Kita harus memahami tusi (tugas dan fungsi) dari Divisi Administrasi, Keimigrasian, Pemasyarakatan, dan Pelayanan Hukum dan HAM secara umum, jangan hanya mengetahui tusi masing-masing,”tegasnya. 

Dengan hal tersebut, Meurah Budiman berharap seluruh Pegawai dapat memberikan pelayanan tebaik kepada masyarakat.

Menurutnya pelayanan tidak hanya secara langsung, melainkan juga pada media sosial. Sehingga dirinya juga meminta untuk menggunakan bahasa yang baik, sopan dan santun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.“Selain bijak menggunakan medsos sendiri, kita juga harus bijak dan baik dalam menjawab pertanyaan masyarakat di media sosial. Pelayanan itu harus bisa diberikan dengan bahasa yang baik,”tambahnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, Kadiv Keimigrasian, Sjachril, sebagai pembicara menjelaskan terkait fungsi pengawasan orang asing menjadi perhatian dan tugas bersama. Hal ini mengingat wilayah kerja Divisi Keimigrasian Aceh sangat luas dimana membawahi enam unit pelaksana teknis. 

Baca: Kunker ke Rutan Tapaktuan, Kakanwil Kemenkumham Aceh Beri Apresiasi

Dalam kesempatan yang sama, Sjachril juga memaparkan terkait dengan tantangan Keimigrasian selama ini. Ia mengatakan letak geografis Aceh mengakibatkan permasalahan baru seperti terdamparnya pengungsi rohingya ke Aceh. Hal ini tentunya dibutuhkan tindakan keimigrasian yang konkret. 

“Kerawanan yang nyata terkait pengunsi Rohingya yang masuk ke perairan Aceh Timur misalnya, perlu pengawasan yang bersinegitas dengan instansi terkait /Timpora provinsi, Kabupaten dan Kota yang telah terbentuk, ”jelasnya.

Baca Juga: Kakanwil Kemenkumham Aceh: Rupbasan Harus Tingkatkan Sinergitas Dengan APH

Selain dihadiri oleh Kakanwil Kemenkumham Aceh, kegiatan ini juga dihadiri oleh Kadiv Administrasi (Rakhmat Renaldy), Kadiv Keimigrasian (Sjachril), Kadiv Yankumham (Sasmita), dan sejumlah pejabat struktural. Seluruh peserta sosialisasi tampak serius mendengar paparan terkait dengan Keimigrasian.


Penulis: Hendria Irawan

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com