03 Jul 2023 | Dilihat: 502 Kali

Tiga Terduga Pelaku Curanmor Diringkus Polisi di Banda Aceh

noeh21
Kendaraan hasil curian yang diamankan polisi. Foto. Humas Polresta Banda Aceh
      
IJN - Banda Aceh | Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil menangkap tiga orang diduga pelaku pencurian kenderaan bermotor (Curanmor) yang kerap beraksi di Kota Banda Aceh, Minggu (2/7). 
 
Penangkapan ketiga terduga pelaku curanmor ini berdasarkan penyelidikan terkait hilangnya sepeda motor milik Dedi Nanda (31), warga gampong Lambhuk, Banda Aceh sesuai Laporan Polisi Nomor: LP-B/367/VII/2023/SPKT/Polresta Banda Aceh, hari sabtu tanggal 1 Juli 2023.
 
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama mengatakan, tiga pelaku curanmor yang sering beraksi di Banda Aceh telah ditangkap.
 
"Tiga orang yang sering melakukan aksi pencurian sepeda motor milik warga selama ini, telah kami lakukan penangkapan," katanya, Senin 3 Juli 2023.

​​​​​​Ketiga pelaku yakni berinisial DB (23) dan HA (30), warga Peuniti dan MW (30) warga Punge Jurong.
 
Fadilah menjelaskan, awal mula penangkapan dilakukan oleh timnya terhadap DB di depan Indomaret kawasan Seutui, Banda Aceh. 
 
Saat dilakukan penangkapan, DB  mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor milik korban jenis Honda Beat BL 6740 AN saat diparkiran depan rumah dikawasan gampong Lambhuk Banda Aceh, pada Sabtu (1/7).
 
"DB saat melakukan aksinya didampingi oleh HA dan MW, dengan peran berbeda sehingga mereka berhasil membawa sepeda motor milik korban,"kata Fadillah.
 
Sementara HA dan MW ditangkap di depan SMP Negeri 1 Banda Aceh disaat hendak melakukan transaksi jual beli sepeda motor hasil curian.
 
"HA dan MW ditangkap di depan SMP Negeri 1. Saat itu mereka hendak menjual sepeda motor hasil curian kepada penadah," sambungnya.
 
Fadillah mengatakan, dari keterangan mereka, telah melakukan aksi pencurian sepeda motor di tujuh tempat, diantaranya di Lambhuk, di parkiran kampus USK, di Batoh, di lorong Serikat Pasar Aceh, di Lampriet, di Ateuk Munjeng dan dibelakang Hotel Hermes.
 
Empat unit sepeda motor berbagai jenis telah dijual ke Bireuen, sedangkan tiga lainnya dijual di Banda Aceh.

"kami telah mengamankan sepeda motor milik Dedi Nanda yang belum berhasil dijual kepada para penadah,"jelasnya.
 
Saat dilakukan penangkapan, polisi turut mengamankan tiga unit sepeda motor diantaranya, satu unit Honda Beat BL 6740 AN Warna Putih, satu unit Honda Scopy BL 5032 LBI Warna Hitam Merah dan satu unit Honda Beat BL 6135 AA Warna Hitam serta kunci jenis letter T.
 
"Dua unit sepeda motor dari tangan pelaku akan dilakukan pengembangan oleh tim dari mana diperoleh oleh para pelaku. Kini ketiga pelaku mendekam di sel Polresta Banda Aceh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkas Kasatreskrim.


Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi