IJN - Bireuen | Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia (World Blood Donor Day) 2026, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen akan menggelar aksi donor darah massal di halaman Kantor Bupati Bireuen, Kamis, 11 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam gerakan kemanusiaan yang dapat menyelamatkan banyak nyawa.
Aksi sosial tersebut diprakarsai oleh Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra, S.H., M.M., dan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen. Sejumlah unsur turut ambil bagian, mulai dari SKPK, Forkopimda, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, hingga berbagai komunitas dan elemen masyarakat lainnya.
Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra, Rabu, 10 Juni 2026 mengatakan, peringatan Hari Donor Darah Sedunia tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
“Darah tidak bisa diproduksi di pabrik. Satu-satunya sumber darah adalah manusia yang dengan sukarela mendonorkannya. Karena itu, setiap tetes darah yang diberikan memiliki nilai yang sangat berharga bagi mereka yang sedang berjuang mempertahankan hidup,” kata Edi Saputra.
Menurutnya, kebutuhan darah di rumah sakit terus meningkat setiap hari. Mulai dari pasien thalasemia, ibu yang menjalani persalinan, korban kecelakaan, hingga pasien yang menjalani operasi besar, semuanya membutuhkan ketersediaan darah yang cukup dan aman.
Karena itu, PMI Bireuen mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan mendonorkan darahnya sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemanusiaan.
“Menjadi donor darah adalah salah satu bentuk kepahlawanan yang bisa dilakukan siapa saja. Hanya dalam beberapa menit, kita dapat memberikan harapan hidup bagi orang lain. Mari bersama-sama menunjukkan bahwa masyarakat Bireuen memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sesama,” ajaknya.
Edi Saputra juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, Forkopimda, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan masih tumbuh kuat di Kabupaten Bireuen.
Panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk tenaga medis profesional dan area donor yang nyaman, guna memastikan proses donor darah berlangsung aman dan lancar.
Melalui kegiatan ini, PMI Bireuen berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah sekaligus membantu menjaga ketersediaan stok darah untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di daerah.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian, PMI Bireuen mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini. Sebab, satu kantong darah yang didonorkan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi mereka yang membutuhkannya esok hari. Setetes darah, sejuta harapan.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin