IJN - Cianjur | Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut merespon kejadian operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap Bupati Bogor Ade Yasin.
"Saya sangat kaget terus terang tadi pagi baca berita ada OTT KPK," kata Ridwan Kamil di Cianjur, Rabu (27/4).
Dia mengatakan, pihaknya belum mengetahui perkara apa yang menjerat kepala daerah Kabupaten Bogor itu.
"Kami belum tau perkaranya apa, tetapi saya sangat prihatin ya," tambahnya.
Eks Wali Kota Bandung itu kembali mengingatkan kepada pemimpin daerah untuk menjaga integritasnya sebagai pemimpin
Selain itu, selaku Gubernur Jabar, Dia akan memonitor perkembangan kasus tersebut.
Dia pun mendukung aparat untuk menegakan hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Kami akan monitor terus dan mendukung setiap penegakan hukum aparat untuk memberantas tindak pidana (korupsi)," jelasnya.
Pasca penangkapan Ade Yasin, Ridwan Kamil pun langsung menugaskan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan untuk mengambil alih sementara kursi kepemimpinan.
"Saya sudah kontak ke Wakil Bupati Bogor untuk segera mengambil alih kepemimpinan teknis, minimal manajemen mudik harus lancar," ungkapnya.
Sebelumnya, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya mengamankan Bupati Bogor Ade Yasin dan sejumlah orang dari BPK Jabar.
"Di antaranya Bupati Kabupaten Bogor, beberapa pihak dari BPK Jabar dan pihak terkait lainnya," kata Ali.
Dalam kasus ini, Ali tidak memerinci kasus apa yang menjerat Ade Yasin dan anggota BPK Jabar itu. Hanya saja OTT yang dilakukan di wilayah Jabar itu berkaitan dengan dugaan suap.
"Kegiatan tangkap tangan ini dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap," ujarnya.
Sumber : JPNN.COM