09 Feb 2025 | Dilihat: 890 Kali

Pesan Presiden Prabowo di Hari Pers Nasional 2025

noeh21
Presiden Prabowo Subianto saat dari Youtube Sekretariat Presiden. Foto. Net
      
IJN - Jakarta | Presiden Prabowo Subianto mengucapkan Hari Pers Nasional (HPN) 2025. Pers dinilai insan penting dalam demokrasi.
 
"Selama 8 dekade ini pers Indonesia telah menjadi pilar penting dalam kehidupan demokrasi, menyuarakan kebenaran, dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat Indonesia saya apresiasi kerja keras para jurnalis, wartawan, dan insan pers, dan media yang terus menjalankan pengabdiannya dengan dedikasi tinggi," kata Prabowo saat dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Minggu, 9 Februari 2025.
 
Kepala Negara menyebut tantangan yang dihadapi insan pers semakin kompleks. Tantangan tersebut berasal dari dalam dan luar negeri.
 
Dia juga menyebut pers yang profesional yang punya integritas adalah aset bagi suatu bangsa. Menurut dia, pers Indonesia harus selalu mengutamakan kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.
 
Dia mengingatkan pers Indonesia harus waspada terhadap usaha-usaha untuk mengendalikan pemikiran dan mempengaruhi jalannya opini-opini rakyat. Hal itu dinilai dilakukan oleh pihak bermodal besar.
 
"Ada kencenderungan di dunia ini, mereka-mereka yang punya modal besar menguasai media dan ingin mempengaruhi masyarakat negara-negara tertentu," ungkap dia.
 
Selain itu, seluruh pihak diminta waspada terhadap penyebaran informasi hoaks dan penyebaran ujaran kebencian. Hal itu dinilai menimbulkan ketidakpercayaan terhadap sesama warga negara. 
 
"Upaya-upaya pecah belah ini harus selalu kita waspadai," sebut dia.
 
RI 1 meminta insan pers Indonesia harus selalu menjadi pers yang dinamis dan bertanggung jawab. Serta, memiliki pengertian tentang kepentingan bangsa dan negara. 
 
"Saya percaya pers Indonesia pada ujungnya akan selalu setia kepada cita-cita pendiri bangsa Indonesia. Pers Indonesia harus menjadi pers yang Pancasila, pers yang terlibat dalam pembangunan bangsa yang komit terhadap negara kesatuan republik Indonesia," ujar dia.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas