07 Jul 2023 | Dilihat: 1494 Kali

Dampak Cyber Bullying Bagi Korban, Orangtua Wajib Baca!

noeh21
Endang Setianingsih. Foto. Istimewa
      
Oleh : Endang Setianingsih
Psikolog
 
IJN | Saya semakin prihatin melihat orang tua yang lalai dalam pengawasan terhadap anak-anaknya, sehingga anak dengan mudah menjadi korban Cyber bullying.  
 
Bahkan, Cyber bullying semakin merajalela mengancam bila tidak menuruti keinginan, pelaku akan membagikan media sosial (Medsos) seperti Instagram, Facebook dan Grup WhatsApp (WAG).
 
Cyber bullying merupakan tindak intimidasi, penganiayaan atau pelecehan disengaja melalui Internet yg kerap dialami oleh anak dan remaja. Mereka tidak peduli bagaimana dampak psikologis korban yang ditindas dan dianiaya melalui media sosial. Cyber bullying perlakuannya kejam .
 
"Ayah -Bunda, jangan yakin bila anak-anak kita aman dikamar dengan Hp nya. cyber bullying kerap mengintai anak kita yang masih remaja, dimana biasanya mereka kenal melalui online, lalu iming-iming dengan sebutan cinta alias pacaran, kemudian sadar atau tidak anak diminta untuk video call kemudian diminta untuk membuka pakaiannya, sekali saja anak mengikuti perintahnya, maka selanjutnya anak akan menjadi korban cyber bullying dengan ancaman kalau tidak menuruti perintahnya akan disebarkan foto atau vidio korban, dan akhirnya anak tidak berkutik selalu dibawah ancaman,"kata Endang Setianingsih.
 
Psikologis Korban Cyber bullying
 
1. Korban Mengalami Stres dan Depresi, akibat mengalami penghinaan dan tekanan terus-menerus akan meningkatkan frekuensi perasaan sedih yg akan mengarah kepada terbentuknya stres dan depresi.
 
2. Korban mengalami rasa ketakutan untuk bertemu dengan teman, pergi ke sekolah bahkan untuk membicarakan masalahnya dengan orang tua tidak berani.
 
3. Korban mengalami prestasi di sekolah akan menurun dan bahkan akan mengalami kegagalan di sekolah, merusak emosi dan psikologis, kesedihan mendalam dan frustasi. Korban juga dapat mengalami gangguan tidur dan makan, tidak memiliki rasa percaya diri, menghindar diri dari pergaulan.
 
4. Merasa Terisolasi, cyber bullying akan membuat korbannya tidak boleh berteman semua diatur sehingga korban merasa terkucil dan kesepian.
 
5. Image negatif terhadap dirinya sendiri. Merasa diri tidak berharga dan tidak pantas ditolong, kecewa dengan diri sendiri, Gelisah, cemas, malu.
 
6. Korban menjadi orang agresif perilakunya. Semua itu bisa terjadi sebagai hasil dari mekanisme pertahanan diri dan usaha membela diri sendiri.
 
7. Korban akan mengalami Gangguan Pola Tidur ( Insomnia) dan pola makan
 
8. Korban bisa lari kehal negatif yaitu minum-minuman keras, dan obat terlarang
 
9. Korban bisa kehilangan minat pada hal- hal yang dulunya dinikmati dan juga tidak banyak beririnteraksi dengan teman serta keluarga. Korban akan menyakiti diri sendiri, menarik diri dari pertemanan, hingga Bunuh diri.
 
10. Gangguan Kesehatan, dapat terjadi , karena kondisi fisik terpengaruh oleh stres yg dirasakan akibat menjadi korban bullying, seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi atau gangguan pencernaan bisa diderita oleh para korban bullying. 
 
Selain itu, efeknya berupa bisa berupa ketahanan tubuh yang menurun sehingga mudah terkena penyakit flu, sakit kepala, dan lain sebagainya.
 
Untuk menghindari hal tersebut, peran orangtua sangat dibutuhkan, dan orangtua wajib memberikan pemahaman kepada anaknya bahwa menggunakan media sosial dengan positif dan harus mengikuti aturannya.
 
Cyber bullying memiliki dampak sangat berbahaya terhadap korban. Oleh karena itu, korban cyber bullying untuk tidak takut melaporkan tindakan merugikan tersebut, karena kalau tidak berani melawan pelaku terus menekan.
Sentuh gambar untuk melihat lebih jelas