17 Feb 2025 | Dilihat: 230 Kali

Bangun Budaya Santun, Guru SDN Selok Aceh Sambut Siswa Di Gerbang Sekolah

noeh21
Kepala sekolah bersama dewan Guru UPTD SPF SD Negeri Selok Aceh, Singkil, menyambut para siswa di depan pintu gerbang sekolah. |(Foto Erwan Syaputra/IJN)
      
IJN - SINGKIL | Untuk menanamkan pendidikan karakter dan nilai-nilai kehidupan budaya santun, para dewan guru SD Negeri Selok Aceh, Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, yang dinakhodai Mista Ema Winda Safitri, S.Pd. SD. GR melakukan penyambutan siswa didepan pintu gerbang di pagi hari saat anak didik datang ke sekolah.
 
Hal tersebut dilakukan dipagi hari sebelum dilaksanakannya senam pagi dan proses belajar mengajar di dalam kelas, ucap Kepala UPTD SPF SD Negeri Selok Aceh, Singkil, Mista Ema Winda Safitri Senin, 17 Februari 2025.
 
Menurut Mista, dengan dilakukannya penyambutan siswa didepan pintu gerbang sekolah secara tidak langsung dapat memberikan dampak positif kepada siswa seperti, teladan dan berlaku santun saat bertemu dengan guru atau orang lain serta membangun motivasi anak didik dalam mengikuti pembelajaran.
 
Apalagi di era zaman digital yang super canggih serba modern saat ini lambat laun dapat berpengaruh melunturkan sikap sopan santun siswa kepada orang lain. 
 
Sehingga bila dibiarkan tidak dibarengi dengan hal sedemikian, tidak tertutup kemungkinan generasi yang akan datang  sulit membedakan antara yang hak dan yang batil.
 
Dengan begitu, SD Negeri Selok Aceh, Singkil, berupaya membentuk dan mengembangkan karakter siswa ke arah yang lebih baik lagi berjiwa Islami.
 
Mista mengatakan, dengan sapaan hati yang bersih, senyum, salam,sopan dan santun yang dilakukan oleh guru SD Negeri Selok Aceh, Singkil, menyambut siswa akan memberikan suasana yang harmonis dalam menciptakan rasa kekeluargaan, disekolah yang dipimpinnya. 
 
Begitu juga, guru juga dapat mengetahui bagaimana kondisi siswanya sebelum melakukan proses belajar mengajar di kelas.
 
Seperti misalnya, apabila ada siswa yang kurang sehat, sakit, ataupun demam, kita para guru bisa melihat dan merasakan suhu tubuhnya dari sentuhan tangan. Hal itu juga merupakan sebagai salah satu bentuk rasa kepedulian kita terhadap siswa sekolah, ungkap Mista.
 
Kepala SD Negeri Selok Aceh, Singkil berharap, dengan tradisi menyambut siswa di depan pintu gerbang sekolah ini dapat menjadi budaya santun dalam lingkungan di sekolah, dirumah dan lingkungan.
 
"Kedisiplinan waktu bukan hanya untuk siswa, tetapi juga kepada tenaga-tenaga pendidik untuk datang selalu tepat waktu," pungkas Mista.
 
Penulis : Erwan Syahputra
Editor : Red