IJN - Bireuen | Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja terus digencarkan oleh DPD Inspirasi Keluarga Anati Narkoba (IKAN) Kab. Bireuen. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi bahaya narkoba yang digelar di SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng (PSK), Rabu, 22 April 2026.
Kepala SMA Negeri 1 PSK, Anna Fadhla, dalam sambutannya menyampaikan, keyakinannya terhadap para siswa di sekolah tersebut memiliki pemahaman yang baik tentang bahaya narkoba.
“Ibu yakin kalian sudah paham tentang narkoba. Anak-anak kami di sini insya Allah bebas dari narkoba. Itu bisa kita lihat dari semangat dan sorot mata mereka,” ucap Anna.
Anna juga menegaskan, para siswa merupakan generasi tangguh yang telah melewati ujian berat akibat bencana, namun tetap menunjukkan semangat tinggi dalam menuntut ilmu.
“Mereka adalah anak-anak pilihan Allah, anak-anak hebat. Mereka telah teruji dengan bencana, tetapi tetap semangat belajar. Ini menjadi kekuatan besar untuk menjauhkan diri dari hal-hal negatif, termasuk narkoba,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia berharap para siswa tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga mampu menjadi agen penyuluh di lingkungan masing-masing.
“Mereka diharapkan bisa menjadi agen penyuluh narkoba di gampong masing-masing, menjaga keluarga dan masyarakat agar tidak terkontaminasi narkoba,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD Inspirasi Keluarga Anti Narkoba (IKAN) Kabupaten Bireuen, Mukhlis Aminullah, menekankan pentingnya peran bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan remaja.
Dengan mengusung tema “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Remaja”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepedulian generasi muda terhadap ancaman narkoba.
“Jika kita tidak terus mengkampanyekan gerakan anti narkoba, maka bukan tidak mungkin korban akan semakin banyak. Namun kita berharap, melalui edukasi seperti ini, kita mampu mencegahnya sejak dini,” ucap Mukhlis.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan pemahaman tentang berbagai jenis dan golongan narkotika, serta dampak buruk yang ditimbulkan, baik dari segi kesehatan maupun sosial.
Ia juga mengingatkan, penyalahgunaan narkoba dapat berkembang menjadi penyakit masyarakat yang berdampak luas.
“Banyak kejadian yang sudah terjadi, bahkan di daerah kita sendiri. Ini menjadi peringatan bagi kita semua untuk lebih waspada,” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba, dimulai dari sekolah hingga ke tengah masyarakat, ucap Mukhlis Aminullah.
Penulis | Amiruddin
Editor | Muhammad Zairin