18 Juni 2021 | Dilihat: 698 Kali
IPNR Dukung Penuh Kejati Aceh Usut Dugaan Korupsi di Nagan Raya
noeh21
Ishani, Ketua IPNR Nagan Raya [Foto: Ist]
 

IJN - Nagan Raya | Ikatan Pemuda Nagan Raya (IPNR) mendukung penuh tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh mengusut tuntas dugaan korupsi dan meningkatkan status ke tahap penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan program Peremajaan Sawit di Kabupaten Nagan Raya.

Kepada INDOJAYANEWS.COM, Ishani Ketua IPNR Nagan Raya menyatakan dukungnya kepada Kejati Aceh dalam menggusut tuntas dugaan penyimpangan program Peremajaan Sawit.

"Tidak hanya persoalan dugaan penyimpangan program peremajaan sawit, bahkan kasus lain juga harus di usut,"kata Ishani kepada INDOJAYANEWS.COM, Jum'at 18 Juni 2021.

Selain itu, Ishani juga meminta Kejati Aceh untuk serius mendalami kasus tersebut. "Jika memang betul-betul ingin mengusut kasus korupsi di Nagan Raya ,"pintanya.

Baca JugaGeRAK Minta Usut Kerugian Negara Pada Pembangunan Mobar Terminal B Nagan Raya

Menurut Ishani, dugaan penyimpangan program peremajaan sawit merupakan sebagai jembatan bagi Kejati Aceh untuk masuk ke Nagan Raya dalam memberantas adanya dugaan korupsi.

"Kita berharap Kejati Aceh dapat mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya, serta dapat menyampaikan informasi langsung kepada masyarakat. Sebab kasus ini bukan lagi rahasia, melainkan sudah menjadi isu umum bagi masyarakat di Kabupaten Nagan Raya," ungkapnya.

"Kita berharap dugaan kasus lain juga cepat terungkap oleh Kejati Aceh di Nagan Raya," demikian tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh telah meningkatkan kasus dugaan penyimpangan Program Peremajaan Sawit di Kabupaten Nagan Raya ke Tahap Penyidikan.

Informasi diperoleh INDOJAYANEWS.COM, kasus dugaan penyimpangan itu dilakukan oleh koperasi perkebunan sejahtera mandiri di Nagan Raya tahun anggaran 2019, dengan anggaran Rp. 12.500.000.000.

Baca JugaKasus Peremajaan Sawit di Nagan Raya Masuk Tahap Menyidikan

Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi, SH MH kepada INDOJAYANEWS.COM mengatakan, tim penyelidik pada Bidang Intelijen Kejati Aceh telah meningkatkan status penyelidikan dugaan penyimpangan program peremajaan sawit di Nagan Raya yang dilakukan oleh koperasi perkebunan sejahtera mandiri Tahun Anggaran 2019 ke tahap penyidikan.

"Tim penyelidik pada Bidang Intelijen Kejati Aceh telah memintai keterangan dan pengumpulan data dari pihak-pihak terkait,"kata Kasi Penkum Kejati Aceh, H Munawal Hadi, Kamis (17/6) kemarin.

Munawal Hadi menyebut Bidang Intelijen Kejati Aceh telah meminta keterangan dan pengumpulan data dari pihak terkait diantaranya;  BPDPKS Kementrian Keuangan, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Aceh, Dinas Perkebunan Kabupaten Nagan Raya, Koperasi Perkebunan Sejahtera Mandiri dan yang melakukan kerja sama dengan Koperasi Perkebunan Sejahtera Mandiri.
 

Penulis: Hendria Irawan

Jl. Lampanah Kuta Alam Banda Aceh.
Kecamatan Kuta Alam.
Kota Banda Aceh
Provinsi Aceh
​​​​​​Email : redaksiindojaya@gmail.com



Redaksi menerima kiriman opini. Panjang opini 500 – 600 kata dan dikirim ke: redaksiindojaya@gmail.com