03 Feb 2026 | Dilihat: 232 Kali
Timbunan Lumpur Mengering, Warga Harapkan Uluran Tangan
Teks Foto: Timbunan lumpur yang sudah mengeras di area perumahan warga di Desa Ulee Jalan Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen. Foto: IJN/Ist.
IJN - Bireuen | Sejumlah desa di Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, hingga kini masih bergulat dengan sisa bencana banjir berupa timbunan lumpur yang telah mengeras.
Endapan tanah tersebut masih menutupi sebagian lantai rumah warga, jalan-jalan dan lingkungan permukiman, menyisakan persoalan baru dampak dari banjir itu sendiri.
Abdullah Yunus, penggiat sosial kemasyarakatan, Selasa, 3 Februari 2026 kepada IJN mengatakan, kondisi ini membuat masyarakat sangat berharap adanya perhatian pemerintah dan bantuan dari para dermawan, terutama dalam bentuk dukungan alat dan tenaga untuk membersihkan timbunan lumpur yang kian hari semakin sulit ditangani secara manual.
Abdullah menjelaskan, permasalahan lumpur pascabanjir seharusnya ditangani secara cepat. Menurutnya, selain mengganggu aktivitas warga, kondisi tersebut juga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan.
“Jika terus dibiarkan, timbunan tanah yang mengering ini bisa menyebabkan gangguan pernapasan bagi masyarakat. Debu akan beterbangan, apalagi saat kendaraan melintasi jalan-jalan yang masih tertutup tanah,” ujarnya.
Ia menambahkan, debu yang bercampur udara setiap hari dapat memperburuk kualitas lingkungan dan mengancam kesehatan anak-anak serta lansia yang tinggal di kawasan terdampak.
Karenanya, lanjut Abdullah, warga di sana berharap kepedulian berbagai pihak kembali hadir untuk membantu mereka bangkit sepenuhnya dari dampak bencana.
Bantuan pembersihan lumpur dinilai menjadi langkah penting agar kehidupan masyarakat kembali normal dan lingkungan permukiman menjadi lebih layak serta sehat, terlebih menjelang aktivitas keseharian yang semakin meningkat.
Penulis : Amiruddin
Editor : Muhammad Zairin