IJN - Suka Makmue | Bupati Nagan Raya Dr. T.R. Keumangan, S.H.,M.H menyatakan doktrin karya kekaryaan Partai GOLKAR telah memberi kontribusi nyata dalam sejarah pembangunan bangsa Indonesia termasuk pembangunan di tingkat daerah.
Hal tersebut disampaikan TRK sapaan akrab TR. Keumangan saat memberi sambutan pada puncak perayaan HUT Partai GOLKAR ke 61 di Kantor DPD II Partai GOLKAR Kabupaten Nagan Raya di Suka Makmue, Selasa, 20 Oktober 2025.
“Doktrin karya kekaryaan partai GOLKAR adalah bagian yang tidak dapat terpisahkan dari perjalanan panjang pembangunan di rebublik ini,”ujar wakil Ketua DPD I Partai GOLKAR Provinsi Aceh itu
TRK hadir dalam perayaan tersebut sebagai Bupati Nagan Raya sekaligus sebagai kader partai berlambang beringin.
Selain sebagai seorang politisi, TRK di kenal sebagai seorang birokrat ulung yang memiliki kemampuan dalam bidang perencanaan dan pembangunan.
Ketika masih menjabat Kepala Bappeda Nagan Raya ia memberi sumbangsih nyata bagi konsep perencanaan dan jalannya pembangunan di Nagan Raya.
Ia juga dikenal sebagai “designer” Ibukota Suka Makmue yang kini megah berdiri di tengah Kabupaten Nagan Raya. Mantan Pimpinan DPR Aceh itu juga menjadi pencetus ide awal lahirnya pembangunan mesjid Giok yang kini diproyeksikan akan menjadi ikon dunia.
TRK kemudian diketahui sebagai aktor di balik layar lahirnya pembangunan masif di Kabupaten yang dahulu merupakan bagian dari kabupaten induk Aceh Barat.
TRK di kenal memiliki relasi di tingkat nasional yang menjadi cikal bakal mengalir nya berbagai sumber anggaran dari provinsi hingga dari tingkat pusat.
Kini pria lulusan program doktoral itu benar-benar siap melanjutkan karya nyata nya dengan berbagai “jurus jitu” dan segudang pengalaman yang ia miliki.
Dengan jabatan yang ia miliki saat ini sebagai Pimpinan tertinggi di daerah ia siap mewujudkan kerja nyata melalui Doktrin Karya Kekaryaan yang selalu teguh ia pegang
TRK siap melanjutkan pembangunan mesjid Giok dengan struktur mesjid yang dilapisi seluruhnya oleh batu Giok dengan berbagai sumber skema anggaran yang telah ia siapkan
Tak cukup di tingkat nasional pasca dilantik sebagai pucuk pimpinan bumi Nagan Raya, TRK langsung “berinvasi” memperkuat relasi di tingkat internasional
Bahkan ia di undang khusus ke New York Amerika Serikat oleh Direktur Eksekutif Bank Dunia membicarakan peluang investasi di Nagan Raya.
TRK benar-benar tidak berpangku tangan ia diyakini turut melobi berbagai sumber investasi lain di negeri paman sam, ia diyakini pula telah mempersiapkan proyek investasi strategis di Nagan Raya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Barat Selatan Aceh.
Tak hanya di tingkat nasional dan internasional, TRK ikut mengaktifkan seluruh perangkatnya di daerah. Wakil nya diberi peran dan kewenangan untuk mengontrol setiap kebijakan yang telah ia fokuskan.
Dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah, TRK pun tidak ingin main-main, ia dengan tegas meminta para pimpinan Pabrik Kelapa Sawit untuk taat dan patuh pada ketetapan harga tandan buah khususnya yang di beli dari masyarakat, ia bahkan mengancam akan menutup PKS yang berani main-main dengan ketetapan pemerintah.
Ancaman itu bahkan pernah ia sampaikan langsung di depan para pimpinan PKS pada acara launching Koperasi Merah Putih di Aula Kantor Camat Darul Makmur beberapa waktu lalu. Bukan tanpa alasan hal ini ia lakukan mengingat harga beli Tandan Sawit pernah pada level Rp 900/kg jauh dari harga yang ditetapkan oleh pemerintah kala itu.
Hasil nya harga sawit di kabupaten Nagan Raya saat ini terus berada pada harga tertinggi di pantai Barat Selatan Aceh.
Walaupun masih se umur jagung akan selalu menarik untuk terus menunggu kiprah dan terobosan pemerintahan Nagan Raya di bawah komando Bupati TRK dan Wakil Bupati Raja Sayang.
Penulis: Hendria Irawan
Editor: Redaksi