10 Ags 2021 | Dilihat: 613 Kali

Kapolres Simeulue Ajak Masyarakat Ikut Memerangi Covid-19

noeh21
AKBP Pandji Santoso SIK, M.Si Kapolres Simeulue di dampingi Kabag OPS. AKP Arifin Bernad Tampubolon. Foto Rudi H
      
IJN - Simeulue | Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso, SIK, M.Si melakukan pertemuan silaturahmi dengan seluruh insan pers yang bertugas di wilayah Kabupaten Simeulue. 

Ia mengajak seluruh masyarakat Simeulue untuk bersama-sama dalam perangi wabah covid-19 yang ada di Kabupaten Simeulue. Hal tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi dengan pers di salah satu Cafe warkop, Desa Air Dingin, Simeulue Timur, Selasa 10 Agustus 2021.

"Saya berharap wartawan dapat menjadi corong bagi masyarakat khusunya di Simeulue dalam memberikan edukasi dan nilai yang positif dalam memerangi wabah covid-19 yang melanda nasional maupun internasional," kata Kapolres Simeulue Pandji Santoso.

Sambungnya, ia juga mengajak insan pers dalam hal ini untuk memerangi oknum-oknum yang membuat hoax atau informasi yang belum ada kejelasan yang pasti, baik dari segi vaksinasi maupun menerapkan Prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

"Saya minta wartawan, tokoh agama, baik stockholder, tokoh - tokoh pemuda ikut membantu memberikan informasi baik, serta memberikan edukasi proses vaksinasi dan prokes yang baik kepada masyarakat kita yang ada di Simeulue," ujar Pandji Santoso yang di dampingi Kabag OPS, AKP Arifin Bernad Tampubolon, Kasubag Humas AKP Elfion Bay, dan Kasat Intel, Iptu Devi Iswandi Syaputra SH.

Disisi lain dalam silaturahmi itu, sejumlah wartawan meminta perlindungan khusus kepada Kapolres atas tindakan kriminalitas dan kekerasan terhadap wartawan yang dapat terjadi saat peliputan.

"Kami minta perlindungan kepada pak Kapolres sesuai undang - undang pers terkait kekerasan terhadap wartawan saat dalam tugas peliputan," ungkap wartawan.

Wartawan menjelaskan, selaku kontrol sosial banyak pihak yang senang atau tidak senang atas pemberitaan yang terbit sehingga banyak insan pers yang mengalami penindasan, ancaman serta kekerasan yang bisa terjadi kapan saja.

Usai acara, Kapolres Simeulue Pandji Santoso memberikan bingkisan parsel kepada wartawan sebagai simbol kekeluargaan antara Polri dan Jurnalis yang selama ini terjalin.

Acara silaturahmi itu dihadiri oleh puluhan wartawan dari sejumlah organisasi nasional dan lokal yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Himpunan Wartawan Simeulue (Hiwas) dan Aliansi Wartawan Simeulue (Awas). (RH)