18 Sep 2024 | Dilihat: 397 Kali
Kemenparekraf RI dan Pemkab Simeulue Kembangkan Wisata Berkelas Dunia
(Kemenkraf) RI siap berkolaborsi dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue dalam Dialog Interaktif RRI Meulaboh, melalui zoom, | (Foto Indojayanews)
IJN - Sinabang | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenkraf) RI siap berkolaborsi dengan Pemerintah Kabupaten Simeulue, untuk mengembangkan potensi wisata berkelas dunia di Kabupaten Kepulauan tersebut.
Hal itu disampaikan Menparekraf RI, Sandiaga Salahudin Uno, dalam program Dialog Interaktif RRI Meulaboh, melalui zoom, Rabu 18 September 2024 di Gedung Serbaguna Pemkab Simeulue.
"Saya melihat bahwa potensi ini harus kita kolaborasikan dan kami siap bersinergi dengan Pak Pj (Teuku Reza Fahlevi) dan kami sudah memetakan beberapa potensinya,"ujar Sandiaga Salahuddin Uno, disambut gemuru tepuk tangan dari undangan Dialog itu.
Bicara soal wisata, Sandiaga, menyebutkan wisata halal ramah muslim tidak kalah menarik untuk dikembangkan di Simeulue. Dengan pendekatan yang tepat dan perkembangan infrastruktur yang penuh dengan pendekatan kerakyatan serta promosi global yang efektif akan mampu menjadikan Kabupaten Simeulue menjadi destinasi berkelas dunia.
"Saya melihat konsep wisata halal ini banyak diminati sekarang, yang menambah daya tarik adalah kuliner dan kegiatan pariwisatanya. Saya meyakini bahwa Simeulue bisa menjadi destinasi wisata dunia yang memenuhi standar wisata halal. Sukses untuk pak PJ kami siap untuk berkolaborasi,"ujar Sandiaga, menambahkan.
Kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Penjabat Bupati Simeulue, Teuku Reza Fahlevi, MM, berharap adanya intervensi dari Kementerian untuk membantu mengembangkan potensi wisata yang ada di Kabupaten itu agar bisa berjalan dengan baik.
Reza menyadari dengan mengandalkan APBK yang sangat minim tentu belum mampu melakukan yang terbaik untuk wisata, Kendati masyarakat dan Pemda sudah maksimal melakukan promosi.
"Mas menteri kami mohon bimbingan dan arahannya kepada kami agar dibuat event tahunan sekelas Danau Toba lah. Sehingga orang mau ke tengah samudera Hindia ini. Kami sangat berharap kepada mas menteri agar melihat kami yang ada di ujung Sumetara di tengah samudera Hindia ini,"imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Sandiaga Salahudin Uno, menyampaikan pihaknya bisa melakukan intervensi dari pusat dengan catatan Pemda menerbitkan SK bupati untuk beberapa Gampong atau Desa yang ada di Simeulue sebagai destinasi wisata. Dari 138 desa yang ada di Simeulue, katanya, belum ada satu pun yang mendapat rekomendasi dan memenuhi syarat menjadi destinasi wisata.
Dalam dialog interaktif itu, turut hadir sebagai narasumber, Direktur UNIC, Miklos Gaspar, Pj Bupati Simeulue, Teuku Reza Fahlevi, MM, Ketua DPRK Simeulue, Rasmanudin H Rahamin, dan Kepala RRI Meulaboh, Wenny Zulianti.
Penulis : Kontributor Simeulue
Editor : Redaksi