IJN - Suka Makmue | Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh menggandeng Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Pelita Nusantara (STIAPEN) Kabupaten Nagan Raya berkolaborasi membantu pemerintah dalam melakukan program dan edukasi tentang pencegahan dan penurunan stunting di Nagan Raya, Selasa, 31 Oktober 2023.
Selain penandatanganan MoU antara BKKBN Aceh dengan STIAPEN Nagan Raya, BKKBN Aceh juga memberikan pembekalan pengetahuan stunting kepada 40 mahasiswa di aula kampus tersebut.
"BKKBN melakukan program fasilitasi dan koordinasi pendampingan perguruan tinggi kepada 12 provinsi prioritas, yang salah satunya adalah provinsi Aceh. Perwakilan BKKBN Aceh bekerja sama dengan kampus di Aceh yang salah satunya adalah menggandeng STIAPEN di Nagan Raya ini," kata Koordinator Bidang Dalduk Perwakilan BKKBN Aceh Ir. Nur Zikra Hayati yang mewakili Kepala BKKBN Aceh.
Dia menjelaskan, hal ini sebagai upaya percepatan penurunan stunting, BKKBN memiliki program Mahasiswa Penting (mahasiswa peduli stunting) yang melibatkan mahasiswa sebagai agen yang membantu penurunan angka stunting.
"Mengajak kampus berkolaborasi dan ini adalah bentuk pengabdian masyarakat dalam wujud MBKM (Merdeka Belajar Kurikulum Merdeka) atau KKN Tematik Stunting,"jelas Nur Zikra Hayati.
Sementara itu, Wakil ketua III STIAPEN Nagan Raya, Banta Diman, M.Si menyambut baik kerja sama dengan BKKBN Perwakilan Aceh.
"Program stunting ini adalah salah satu program pengabdian masyarakat prioritas di kampus kita, telah tertuang dalam dokumen PKM -MBKM mandiri Kampus. Jadi, MOU dengan BKKBN adalah sesuatu yang menggembirakan bagi kami,"demikian kata Banta Diman dalam sambutannya.
Sebelumnya diketahui, Pemateri dalam kegiatan tersebut, Kabid Dalduk DPMG P4 Nagan Raya N.S Helmi, M.Kep, dr. Nurzikra BKKBN, dan Waket II STIAPEN Ardiansyah, M.Si.
Hadir juga dari lintas mitra terkait seperti Tim Pendamping Keluarga (TPK), Satgas Stunting Kabupaten, dan unsur-unsur terkait lainnya.
Penulis: Hendria
Editor: Afrizal